Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Wau Melawan Angin

Arti Peribahasa Wau Melawan Angin

Arti Peribahasa Wau Melawan Angin

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Wau Melawan Angin

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Wau melawan angin

Perbuatan yang sia-sia

Kesimpulan

Arti peribahasa wau melawan angin menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perbuatan yang sia-sia

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa wau melawan angin, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Seperti pungguk merindukan bulan
Artinya : Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tidak terbalas

Berkotakan bernegerikan, berkubukan betis
Artinya : Mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)

Buntat hendak jadi kemala
Artinya : Tidak tahu diri

Telaga mencari timba
Artinya : Perempuan mencari laki-laki

Seperti polong kena sembur
Artinya : Berlari cepat-cepat karena ketakutan dan sebagainya

Seperti garam dengan asam
Artinya : Sangat serasi.

Patah kemudi dengan bam nya
Artinya :

  1. Putus harapan
  2. Tidak ada harapan sama sekali

Pilih-pilih ruas, terpilih pada buku terkena buku buluh
Artinya : Mendapat yang buruk karena terlalu memilih

Menambak gunung, menggarami air laut
Artinya : Memberi bantuan kepada orang yang sama sekali tidak perlu dibantu

Tertangkap kain
Artinya : Orang yang telah berbuat zina dan akhirnya tertangkap basah (rahasianya terbongkar).

Tidak alang kepalang tanggung
Artinya : Tidak tanggung-tanggung.

Jangan tercirit di periuk
Artinya :

  1. Janganlah berperkara pada tempat menumpang
  2. janganlah berbuat jahat kepada orang yang telah menolong kita.

Seperti cacing kepanasan
Artinya : Tidak tenang, selalu gelisah (karena susah, malu)

Jaras dikatakan raga jarang
Artinya : Mencela orang lain, padahal diri sendiri ada celanya juga

Terpegang di abu hangat
Artinya : Mendapat atau mencampuri sesuatu yang menyusahkan saja

Tak tahu di bongkok tidur
Artinya : Perihal seseorang yang tdak menyadari akan kekurangan dirinya.

Gading pada gajah yang sudah keluar itu bolehkah dimasukkan pula?
Artinya :

  1. Raja (orang besar/mulia) yang telah turun derajatnya dan tidak mungkin meraih kembali martabatnya itu
  2. sesuatu yang sudah ditetapkan (undang-undang, keputusan, dsb) dan tidak bisa untuk diubah lagi.

Bagai keluang bebar petang
Artinya : Ramai-ramai berkerumun

Berlayar menentang mengadang, menuju pulau
Artinya : Setiap usaha harus ada tujuannya:

Tahu di dalam lubuk
Artinya : Tahu benar akan seluk beluk suatu perkara

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Wau Melawan Angin”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *