Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Yang Hampa Biar Terbang, Yang Bernas Biar Tinggal

Arti Peribahasa Yang Hampa Biar Terbang, Yang Bernas Biar Tinggal

Arti Peribahasa Yang Hampa Biar Terbang, Yang Bernas Biar Tinggal

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Yang Hampa Biar Terbang, Yang Bernas Biar Tinggal

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal

Yang tidak berguna biarlah hilang/terlupakan, sedangkan yang baik biarlah tinggal/dimanfaatkan dengan baik.

Kesimpulan

Arti peribahasa yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal adalah yang tidak berguna biarlah hilang/terlupakan, sedangkan yang baik biarlah tinggal/dimanfaatkan dengan baik.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Serdadu Pulang Baris

Duduk berkurung siang malam
Artinya : Orang yang sangat jarang keluar dari rumahnya.

Terapung sama hanyut, terendam sama basah
Artinya :

  1. Sehidup semati
  2. Senasib sepenanggungan

Tak tentu kepala ekornya
Artinya : Tak tentu ujung pangkalnya

Mengisi perian bubus
Artinya : Pekerjaan yang sia-sia

Harum menghilangkan bau
Artinya : Keburukan tidak kelihatan karena tertutup oleh nama (perbuatan) yang baik

Tersesak padang ke rimba ke tebing
Artinya : Sudah habis akal (tidak berdaya lagi)

Seperti lampu kekurangan minyak
Artinya :

  1. Perihal seseorang yang hidupnya sangat melarat
  2. Perihal seseorang yang penyakitnya sudah sangat parah (sudah hampir mati)

Diberi berpadang luas
Artinya : Diberikan kebebasan sepenuhnya.

Seruas tebu yang berulat, sebatang yang dibuang
Artinya : Seluruh keluarga/kerabat/kelompok menanggung malu akibat perbuatan anggotanya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Tokak Lekat Di Kening

Rindu jadi batasnya maka manis tak jadi cuka
Artinya : Jangan terlalu mesra bergaul dengan seseorang sebab pergaulan seperti itu kerap kali menimbulkan dendam kesumat

Pecah buyung tempayan ada
Artinya : Tidak akan kekurangan perempuan (yang akan diambil untuk istri)

Anjing biasa makan tahi, jika tak makan mencium ada juga
Artinya : Orang yang biasa berbuat jahat, sekali-sekali akan teringat juga untuk mengulanginya.

Sebab pijat-pijat tuma mati
Artinya : Mendapatkan kesulitan karena berkawan dengan orang jahat.

Langit yang tinggi hendak ditampar, bumi yang dipijak tak dapat dicapai
Artinya : Berhajat/menginginkan pangkat yang tinggi, sedangkan pangkat rendah pun tidak dimiliki.

Jangan bersandar di batang rengas
Artinya : Janganlah mencari perlindungan pada orang besar/berkuasa yang tabiatnya tidak baik/jahat.

Bagai geluk tinggal di air
Artinya : Orang yang melarat dan hanya mengharapkan bantuan dari orang lain. (geluk = timba dari tempurung kelapa)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seruas Tebu Yang Berulat, Sebatang Yang Dibuang

Sudah jatuh tertimpa tangga
Artinya : Mendapatkan musibah secara beruntun/bertubi-tubi.

Musim kemarau menghilirkan baluk
Artinya : Melakukan usaha yang tidak sesuai dengan musimnya (waktunya)

Gajah seekor gembala dua
Artinya : Pekerjaan yang dikepalai (dipimpin) oleh dua orang

Ingat sebelum kena, jimat sebelum habis
Artinya :

  1. Selalu waspada/berhati-hati
  2. harus berusaha dengan baik, jangan sampai terlambat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Yang Hampa Biar Terbang, Yang Bernas Biar Tinggal”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *