Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Zaman Beredar Musim Berganti

Arti Peribahasa Zaman Beredar Musim Berganti

Arti Peribahasa Zaman Beredar Musim Berganti

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Zaman Beredar Musim Berganti

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Zaman beredar musim berganti

Musim yang tidak dapat dipastikan lagi kapan waktunya akan berganti.

Kesimpulan

Arti peribahasa zaman beredar musim berganti adalah musim yang tidak dapat dipastikan lagi kapan waktunya akan berganti.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa zaman beredar musim berganti, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Disisih bagai antah
Artinya :

  1. Diasingkan dari yang lain
  2. Tidak disukai
Baca Juga :  Arti Peribahasa Tiada Disangka Akan Karam, Ombak Yang Kecil Diabaikan

Kerambil tumbuh di matanya
Artinya : Pemimpin negeri yang cerdik dan hartawan.

Hendak ulam, pucuk menjulai
Artinya : Memperoleh sesuatu lebih daripada yang dikehendaki/diinginkan.

Tinggal sehelai sepinggang
Artinya :

  1. Tinggal pakaian yang melekat pada tubuhnya
  2. Menjadi miskin

Semut terpijak tidak mati, alu bertarung patah tiga
Artinya : Kehidupan seorang wanita yang berpendirian teguh.

Hutang samir belum selesai, hutang kajang tumbuh pula
Artinya : Hutang yang dulu belum dibayar, tetapi sekarang berhutang lagi. (kajang =benda yang dianyam dari daun nipah)

Dipujuk dia menangis, ditendang dia tertawa
Artinya : Perilaku yang tidak senonoh.

Sia-sia utang tumbuh
Artinya : Pekerjaan yang dilakukan tidak hati-hati dan tidak rapi penjagaannya sehingga menimbulkan kerugian

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hendak Bersunting Bunga Yang Belum Diseri Kumbang

Mulut bau madu, pantat bawa sengat
Artinya : Mulut manis, tetapi hati busuk

Jejaknya keruh
Artinya : Asal-usulnya sejak mula sudah kurang baik.

Jangan bersandar di punggur
Artinya : Tidak ada faedahnya mencari perlindungan pada orang yang sudah tidak berkuasa.

Jadi teluk ulakan air
Artinya : Perundingan atau perdebatan yang berputar-putar/tidak ada ujungnya.

Belum disuruh sudah pergi, belum dipanggil sudah datang
Artinya : Orang yang arif dan rajin.

Bagai pelita kehabisan minyak
Artinya : Tidak berseri-seri lagi

Licin karena minyak berminta, elok karena kain berselang
Artinya : Sindiran untuk merendahkan orang yang angkuh karena harta atau barang yang dipinjam

Mengepit kepala harimau
Artinya : Menakut-nakuti orang lain

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bergantung Pada Akar Lapuk

Kalau dicampak bunga takkan dibalas tahi
Artinya : Biasanya suatu pertolongan kepada seseorang jarang akan dibalas dengan kejahatan.

Lurus sebagai sumpitan
Artinya :

  1. Terlalu jujur
  2. lurus hati.

Menyurat di atas air
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia

Genta saja yang berbunyi, kuda sudah dek gerindin
Artinya : Orang yang berpakaian bagus dan bergaya congkak, tetapi uangnya sudah tidak ada lagi.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Zaman Beredar Musim Berganti”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

7 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *