Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Awak Tikus Hendak Menampar Kepala Kucing

Arti Peribahasa Awak Tikus Hendak Menampar Kepala Kucing

Arti Peribahasa Awak Tikus Hendak Menampar Kepala Kucing

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Awak Tikus Hendak Menampar Kepala Kucing

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Awak tikus hendak menampar kepala kucing

Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh atau terjadi

Kesimpulan

Arti peribahasa awak tikus hendak menampar kepala kucing menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh atau terjadi

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa awak tikus hendak menampar kepala kucing, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Belum tentu si upik si buyungnya
Artinya : Belum tentu kesudahannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Harapkan Kuning Kuah Kambeh, Cangkuk Terubuk Ditinggalkan

Jauh di mata, dekat di hati
Artinya : Bertempat tinggal tidak berdekatan, tetapi jiwa (hati) selalu merasa dekat

Belum tahu laba rugi
Artinya : Belum tahu baik buruknya sesuatu.

Dimana kayu bengkok, disanalah musang meniti
Artinya :

  1. Dimana tempat yang tidak dijaga dengan baik maka disanalah pencuri datang
  2. orang yang lengah akan mendapat bencana
  3. orang yang bodoh akan dengan mudah ditipu.

Harapkan kuning kuah kambeh, cangkuk terubuk ditinggalkan
Artinya : Karena mengharapkan keuntungan yang lebih besar namun belum tentu diperoleh, keuntungan yang kecil tetapi sudah pasti (sudah dalam genggaman) pun dilepaskan. (kambeh = peria) (cangkuk = pekasam)

Seperti beras lembab, dijual tak laku, ditanak tak mual
Artinya : Sesuatu yang tidak/kurang berharga.

Yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal
Artinya : Yang tidak berguna biarlah hilang/terlupakan, sedangkan yang baik biarlah tinggal/dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dalam Madu Berisi Empedu

Becermin di air keruh
Artinya : Mencontoh perbuatan yang kurang baik

Lain bengkak, lain menanah
Artinya : Lain orang yang bersalah, lain pula orang yang menerima hukuman

Berkelahi di hujung batang, berbaik di pangkal batang
Artinya : Perkelahian yang akhirnya rujuk kembali.

Air tuba dibalas dengan air susu
Artinya : Kejahatan yang dibalas dengan kebaikan.

Kasihkan raja di atas usungan
Artinya : Rasa kasih yang tidak pada tempatnya.

Akal tak sekali datang, runding tak sekali tiba
Artinya : Segala sesuatu tidak selesai sekaligus melainkan berangsur-angsur.

Bagai bunyi siamang kenyang
Artinya : Banyak bicara karena mendapat kesenangan

Ada batang, cendawan tumbuh
Artinya : Tiap-tiap negeri memiliki undang-undang dan resamnya masing-masing.

Hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang
Artinya : Barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang

Baca Juga :  Arti Peribahasa Benci Akan Mencit Seekor, Rengkiang Disunu

Kerja baik berimbauan, datang buruk berhamburan
Artinya : Saat akan melakukan suatu pekerjaan dirundingkan dan ketika kemalangan datang dibantu beramai-ramai.

Tak tanduk telinga dipulas
Artinya : Tindakan apa pun dilakukan asal dapat merugikan lawan (membalas dendam)

Sia-sia menjaring angin, terasa ada tertangkap tidak
Artinya : Jangan mengharapkan sesuatu yang bukan-bukan supaya tidak kecewa

Sumur digali air terbit
Artinya : Beroleh sesuatu lebih daripada yang diharapkan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Awak Tikus Hendak Menampar Kepala Kucing”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *