Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagai Bulan Kesiangan

Arti Peribahasa Bagai Bulan Kesiangan

Arti Peribahasa Bagai Bulan Kesiangan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagai Bulan Kesiangan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagai bulan kesiangan

Pucat dan lesu

Kesimpulan

Arti peribahasa bagai bulan kesiangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pucat dan lesu

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagai bulan kesiangan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Menempong menuju jih
Artinya : Langsung mengenai sasarannya (maksudnya)

Mudik menyongsong arus, hilir menyongsong pasang
Artinya : Tentang usaha yang mendapat rintangan dari kiri dan kanan namun diteruskan juga

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sampai Ke Tulang Sumsum

Melanting menuju tampuk
Artinya : Setiap usaha ada maksudnya

Alang-alang berdawat biarlah hitam
Artinya : Jika mengerjakan sesuatu janganlah tanggung-tanggung

Anak seorang, penaka tidak
Artinya : Mempunyai barang yang hanya sebuah saja.

Jalan mati lagi dicuba, inikan pula jalan binasa
Artinya : Orang yang berani dan tidak memilih apa yang ingin diperbuatnya.

Seperti limau masak seulas
Artinya : (orang) yang menonjol di antara saudara-saudaranya (lebih pandai, kaya, dan sebagainya)

Ada nasi di balik kerak
Artinya : Masih ada sesuatu yang belum diselesaikan atau belum diperhatikan.

Tanah lembah kandungan air, kayu bengkok titian kera
Artinya : Kejahatan tidak terjadi kalau tidak disebabkan oleh keadaan lain

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dikati Sama Berat, Diuji Sama Merah

Tampuk bertangkai
Artinya : Ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yang kuat

Tidak dibawa orang sehilir semudik
Artinya : Tidak dibawa orang bergaul (tersisih) dalam masyarakat karena suatu sebab atau karena tingkah lakunya tidak disetujui masyarakat

Dianjak layu, dianggur mati
Artinya : Seseorang yang telah menetapkan katanya, tidak akan mengubah lagi ketetapan itu karena sudah menjadi adat rasam

Padi dikebat dengan daunnya
Artinya : Mengusahakan sesuatu dengan modal sendiri

Koyak baju mau ukur badan
Artinya : Merusak sesuatu yang hendak disempurnakan/diselesaikan.

Bagai rasa batang pisang
Artinya : Tubuh yang terlalu dingin.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Punggur Rebah

Malam berselimut embun, siang bertudung awan
Artinya : Tidak berumah (miskin sekali)

Ada udang di balik batu
Artinya : Ada maksud yang tersembunyi.

Sampai ke tulang sumsum
Artinya : Mendalam sekali (perasaan dingin dan sebagainya)

Tali yang tiga lembar itu tak suang-suang putus
Artinya : Bersatu teguh, bercerai runtuh

Mana ada buluh tidak berbuku?
Artinya : Tidak ada sesuatu yang sempurna.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagai Bulan Kesiangan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *