Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagai Manik Putus Talinya Pengarang

Arti Peribahasa Bagai Manik Putus Talinya Pengarang

Arti Peribahasa Bagai Manik Putus Talinya Pengarang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagai Manik Putus Talinya Pengarang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagai manik putus talinya pengarang

Perihal air mata yang bercucuran

Kesimpulan

Arti peribahasa bagai manik putus talinya pengarang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perihal air mata yang bercucuran

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagai manik putus talinya pengarang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Untung ada tuah tiada
Artinya :

  1. Ada kekayaan, tetapi tidak bahagia hidupnya
  2. Murah rezekinya, tetapi selalu habis saja
Baca Juga :  Arti Peribahasa Seludang Menolakkan Mayangan

Ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang
Artinya : Melakukan sesuatu yang baik jika ada maunya saja.

Pelepah bawah luruh, pelepah atas jangan gelak
Artinya : Ingatlah bahwa sekalian yang hidup akan mati

Seperti beranak besar hidung
Artinya : Perihal seseorang yang sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yang baru diperolehnya

Jika yang baik diperbuat bersilang cerana datang, jika yang buruk diperbuat bersilang telunjuk bibir
Artinya : Perbuatan baik apabila dikerjakan akan medatangkan pujian, sedangkan perbuatan buruk apabila dikerjakan akan mendatangkan celaan.

Utang tiap helai bulu
Artinya : Sangat banyak hutangnya.

Bagai tagar di Pulau Sembilan
Artinya : Terlalu sombong. (tagar = gemuruh/guntur)

Tepuk dada tanya selera
Artinya : Pertimbangkan segala sesuatu sebelum melakukan suatu pekerjaan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Air Surut Kapar Hilir Bersama, Air Pasang Ia Tersangkut

Melukut tinggal sekam melayang
Artinya : Yang baik tetap, yang buruk akan hilang

Gigi dengan lidah adakalanya bergigit juga
Artinya : Suami istri (sanak saudara, sahabat karib, dan sebagainya) adakalanya bertengkar juga

Semut terpijak tidak mati, alu bertarung patah tiga
Artinya : Kehidupan seorang wanita yang berpendirian teguh.

Hukum yang rata, adat yang datar
Artinya : Sesuatu yang sama baiknya.

Patah tongkat berjermang
Artinya : Pada keadaan bagaimanapun harus terus berusaha dengan giat, jangan sekali-sekali putus asa

Ditangkap buaya, nampak riaknya, ditangkap malas tak bertanda
Artinya : Sifat malas seseorang tidak akan terlihat sebelum disuruh untuk melakukan suatu pekerjaan.

Berkerbau seperempat ekor, berkandang sebagai orang
Artinya : Orang miskin yang bertingkah laku seperti orang kaya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bulat Air Oleh Pembuluh, Bulat Kata Oleh Mupakat

Anjing bercawat ekor
Artinya : Pergi atau menghindar karena malu dan lain hal.

Keledai hendak dijadikan kuda
Artinya : Orang bodoh hendak disamakan dengan orang pandai

Rendam sesajak air, berpaut sejengkal tali
Artinya : Serba kekurangan/tak cukup.

Seperti kera dengan monyet
Artinya : Setali tiga uang, jadi sama saja

Jika menebang menuju pangkal, jika melanting menuju tangkai
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan hendaklah dengan maksud dan tujuan yang jelas dan tepat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagai Manik Putus Talinya Pengarang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *