Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bercerai Tidak Bertalak Kalau Bercerai Tidak Usah Menjatuhkan Talak

Arti Peribahasa Bercerai Tidak Bertalak Kalau Bercerai Tidak Usah Menjatuhkan Talak

Arti Peribahasa Bercerai Tidak Bertalak Kalau Bercerai Tidak Usah Menjatuhkan Talak

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bercerai Tidak Bertalak Kalau Bercerai Tidak Usah Menjatuhkan Talak

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bercerai tidak bertalak kalau bercerai tidak usah menjatuhkan talak

Pertalian suami-istri yang tidak sah

Kesimpulan

Arti peribahasa bercerai tidak bertalak kalau bercerai tidak usah menjatuhkan talak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertalian suami-istri yang tidak sah

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bercerai tidak bertalak kalau bercerai tidak usah menjatuhkan talak, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Pahit Di Luar Manis Di Dalam

Katak menggigit telunjuk, melihatkan ular sudah menjadi belut
Artinya : Orang yang masih curiga terhadap orang jahat yang sudah berubah menjadi orang baik.

Dua badan senyawa
Artinya : Sangat karib/akrab.

Dian sebatang dinyalakan hujung pangkalnya, teraba-teraba sudahnya
Artinya : Orang yang menyia-nyiakan sesuatu kelak akan mendapatkan kesulitan.

Tahu di dalam lubuk
Artinya : Tahu benar akan seluk beluk suatu perkara

Janji sampai, sukatan penuh
Artinya : Sudah sampai ajalnya

Mati gajah tidak dapat belalainya, mati harimau tidak dapat belangnya
Artinya : Tahu melakukan perbuatan jahat dan tahu pula menyembunyikan dan menghilangkannya

Hilang tak bercari, lulus tak berselami
Artinya : Tidak dipedulikan lagi

Seperti ditempuh gajah lalu
Artinya : Suatu hal yang tidak dapat ditutup-tutupi (disembunyikan)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Geruh Tak Mencium Bau

Terpanggang bagai kodok dalam lubang
Artinya : Perihal orang miskin yang mendapatkan kesulitan.

Setapak jangan lalu, setapak jangan surut
Artinya : Pendirian harus kuat

Air laut hijau siapa celup?
Artinya : Kemegahan tidak perlu digembor-gemborkan.

Dimana batang terguling, disitu cendawan tumbuh
Artinya : Dimana timbul perkara/permasalahan maka disana pulalah diselesaikan.

Semir tak habis kajang pula
Artinya : Mencari hutang baru, padahal hutang yang lama belum terbayar.

Nyawa bergantung di ujung kuku
Artinya : Dalam keadaan yang sulit dan berbahaya

Ukur berbaur, bertopang bercerai
Artinya : Bersatu padu dalam segala hal dapat mempermudah tercapainya tujuan.

Udang hendak mengatai ikan
Artinya : Tidak insaf akan aibnya sendiri

Aur ditanam, betung tumbuh
Artinya : Mendapat untung (laba) banyak

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kebanyakan Halilintar Kurang Hujan

Anak sendiri disayang, anak tiri dibengkeng
Artinya :

  1. Kaum keluarga sendiri lebih disayangi dibandingkan orang lain
  2. rakyat sendiri lebih diutamakan daripada orang asing.

Menebang menuju pangkal, melanting menuju tampuk
Artinya : Setiap tindakan yang dilakukan harus ada maksud dan tujuannya

Ada angin, ada pokoknya
Artinya : Segala sesuatu pastilah ada asal mulanya. (pokoknya = pohonnya)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bercerai Tidak Bertalak Kalau Bercerai Tidak Usah Menjatuhkan Talak”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *