Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bersarak Serasa Hilang, Bercerai Serasa Mati

Arti Peribahasa Bersarak Serasa Hilang, Bercerai Serasa Mati

Arti Peribahasa Bersarak Serasa Hilang, Bercerai Serasa Mati

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bersarak Serasa Hilang, Bercerai Serasa Mati

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bersarak serasa hilang, bercerai serasa mati

Seseorang yang sangat rindu karena perceraian dengan kekasihnya

Kesimpulan

Arti peribahasa bersarak serasa hilang, bercerai serasa mati menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah seseorang yang sangat rindu karena perceraian dengan kekasihnya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bersarak serasa hilang, bercerai serasa mati, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Jika sengaja hendak bercekak pinggang, tinggallah rebana beralih ke gelanggang, tak tahu pipit tak tahu enggang, yang rapat kelak menjadi renggang
Artinya : Kalau sengaja mencari perselisihan, maka hancurlah kerukunan hidup kelak.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ikat Boleh Diubah, Takuk Bagaimana Mengubahnya?

Baling-baling di atas bukit
Artinya :

  1. Pendirian yang tidak tetap
  2. goyah. (baling-baling = penunjuk adanya angin)

Diapit tidak bersanggit, ditambat tidak bertali
Artinya :

  1. Isteri yang tidak dipelihara/dijaga oleh suaminya, tetapi juga tidak diceraikan
  2. seorang isteri yang hidup diluar nikah. (sanggit = geser, gosok)

Laksana antah lemukut, lapar sangat baru berguna
Artinya : Sesuatu yang tidak (kurang) berharga dan kurang baik, tetapi kalau sudah sangat kekurangan akan berguna juga.

Tak lekang oleh panas
Artinya : Tetap tidak berubah

Seperti siang dengan malam
Artinya : Jauh (banyak) bedanya

Laksana taji dibentuk
Artinya : Kening yang elok.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Kucing Dengan Tikus

Angguk enggan, geleng ia, unjuk tidak berikan
Artinya : Lain di mulut, lain di hati.

Bak tengguli ditukar cuka
Artinya : Suatu kejadian yang bertukar dari keadaan yang menggembirakan ke keadaan yang menyedihkan

Berkuah air mata
Artinya : Menderita.

Kalau kawin ke batubara, kalau mati ke melaka
Artinya : Perihal orang yang mencari sesuatu yang enak/senang saja.

Seperti kaduk kena air tahi
Artinya : Orang yang tidak lagi berharga di masyarakat, namun terkadang justru dapat berkembang maju.

Jung pecah yu yang kenyang
Artinya : Jika negeri tidak berpemerintahan atau terjadi huru-hara, orang-orang jahatlah yang akan beruntung

Sudah dieban dihela pula
Artinya : Menderita berbagai-bagai kemalangan (kecelakaan dan sebagainya) terus-menerus

Segan berkayuh perahu hanyut
Artinya : Hidup haruslah berikhtiar, jika malas bekerja akan berbasib buruk.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berapalah Tajam Pisau Parang, Tajamlah Lagi Mulut Manusia

Layu bunga digenggam, layu rumput di halaman
Artinya : Akan menyatakan kematian dari seorang pemimpin mulia/pembesar negeri.

Ural malang pangkal celaka
Artinya : Sumber kesusahan/kesulitan.

Tak berudang di balik batu, tak berorang di balik aku
Artinya : Sangat sombong.

Bagai menjenguk jerat sial
Artinya :

  1. Melawat ke suatu tempat tetapi hanya sebentar saja
  2. orang yang gemar bepergian.

Sambang jala terletak, laut kering terhempas
Artinya : Suatu usaha yang sudah berhasil.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bersarak Serasa Hilang, Bercerai Serasa Mati”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

7 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *