Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Buta Baru Celik Melihat

Arti Peribahasa Buta Baru Celik Melihat

Arti Peribahasa Buta Baru Celik Melihat

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Buta Baru Celik Melihat

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Buta baru celik melihat

Menjadi sombong karena beroleh kekayaan (pangkat dan sebagainya)

Kesimpulan

Arti peribahasa buta baru celik melihat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menjadi sombong karena beroleh kekayaan (pangkat dan sebagainya)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa buta baru celik melihat, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kacang lupa akan kulitnya
Artinya :

  1. Tidak tahu diri
  2. Lupa akan asalnya

Tersuruh kepada orang yang akan pergi, terimbau pada orang yang aka datang
Artinya : Seseorang yang memerintahkan orang lain untuk melakukan sesuatu yang sangat diharapkannya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Diiringkan Menyepak, Dikemudiankan Menanduk

Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan
Artinya :

  1. Selalu ingat-ingat (hati-hati) dalam melakukan pekerjaan apa pun
  2. Dalam berbuat sesuatu hendaklah kita mempertimbangkannya masak-masak

Mempertinggi tempat jatuh, memperdalam tempat kena
Artinya : Sengaja membesar-besarkan kesalahan sendiri sehingga mendapat hukuman (kerugian) yang berat

Sudah tahu akan ragi kain
Artinya : Sudah dapat membedakan mana yang benar/baik dan mana yang salah/buruk.

Malang celaka Raja Genggang, anak terbeli tunjang hilang
Artinya : Hal orang yang malang, waktu diperoleh maksud yang kedua, yang sudah di tangan hilang pula

Ikannya belum dapat, airnya sudah keruh
Artinya : Perbuatan/tindakan yang tidak bijaksana.

Lekuk batu dititik air selalu
Artinya : Biar bodoh sekalipun kalau belajar dengan sungguh-sungguh, niscaya akan menjadi pandai juga.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sauk Air Mandikan Diri

Laksana taji dibentuk
Artinya : Kening yang elok.

Gajah terdorong karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya
Artinya : Berbuat sesuatu yang kurang baik demi memamerkan kelebihannya.

Garuda diburu layang-layang yang dapat
Artinya : Sesuatu yang diperoleh tidak sebanding/setara/sesuai dengan yang diinginkan.

Ikan dalam keroncong
Artinya : Sudah tidak bisa ditolong lagi. (keroncong = bilik-bilik bubu bagian dalam)

Bagai wau putus teraju
Artinya : Berpasrah pada nasib karena sudah tidak berdaya.

Air susu dibalas dengan air tuba
Artinya :

  1. Kebaikan dibalas dengan kejahatan
  2. Perbuatan baik dibalas dengan perbuatan jahat

Berjalan selangkah, melihat surut
Artinya : Selalu ingat akan hari kemudian (tidak hanya memikirkan waktu sekarang saja)

Ingin hati memandang pulau, sampan ada pengayuh tidak
Artinya : Hendak melakukan suatu pekerjaan tetapi alatnya tidak cukup.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Banyak Orang Banyak Ragam Nya

Hempas tulang tak berbalas jasa
Artinya : Bersusah payah tetapi tidak ada hasilnya.

Takut hantu, terpeluk bangkai
Artinya : Menghindari bahaya yang kecil, tetapi justru mendapatkan bahaya yang lebih besar.

Seperti tikus masuk perangkap
Artinya :

  1. Orang yang sudah kehilangan akal
  2. Amat gelisah

Ada asap, ada api
Artinya : Beberapa hal di dunia ini yang merupakan akibat dari suatu sebab, sangat sulit atau bahkan mustahil untuk disembunyikan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Buta Baru Celik Melihat”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *