Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Cangkat Sama Didaki Lurah Sama Dituruni

Arti Peribahasa Cangkat Sama Didaki Lurah Sama Dituruni

Arti Peribahasa Cangkat Sama Didaki Lurah Sama Dituruni

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Cangkat Sama Didaki Lurah Sama Dituruni

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Cangkat sama didaki lurah sama dituruni

Sama-sama merasakan kesusahan atau kesenangan

Kesimpulan

Arti peribahasa cangkat sama didaki lurah sama dituruni menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sama-sama merasakan kesusahan atau kesenangan

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa cangkat sama didaki lurah sama dituruni, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Di Reban Sendiri Melegas, Di Reban Orang Meromok

Hanya air dingin yang dapat memadamkan api
Artinya : Hanya tingkah laku dan budi bahasa yang lemah lembut saja yang dapat meredakan kemarahan seseorang.

Mengorek lubang ulat
Artinya : Sengaja mencari lantaran bertengkar

Hendak bersunting bunga mala
Artinya : Hendak memperisteri perempuan tua.

Hilang geli karena gelitik
Artinya : Kecanggungan akan hilang apabila telah menjadi kebiasaan

Ke mana condong, ke mana rebah
Artinya : Pekerjaan yang sudah dilakukan menurut adat atau kebiasaan

Didukung disangka orang sakit, kiranya orang kekenyangan
Artinya : Menolong orang namun tidak pada tempatnya.

Seperti pinang pulang ke tampuknya
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Sudah cocok

Lulus tabuh perhatian
Artinya :

  1. Hati lapang dan lega
  2. sangat suka. (tabuh perhatian = tabuh untuk maklumat)
Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Kalau Tak Ada Api, Masakan Ada Asap

Mencari lantai terjungkat
Artinya : Mencari-cari kesalahan orang

Mati dikandung tanah
Artinya : Mati (dipendam di dalam tanah)

Selepas bedil berbunyi, mencebur ikan dalam laut, berkokok ayam dalam hutan
Artinya : Sepatah kata pun dapat menggemparkan orang-orang.

Yang secupak tak akan jadi segantang
Artinya : Nasib orang tidak dapat diubah

Hidup bertimba uang
Artinya : Hidup boros (serba mewah, banyak membelanjakan uang)

Bagai semut penghimpun melukut
Artinya : Rajin bekerja.

Lepas bantal berganti tikar
Artinya : Seorang laki-laki kawin dengan saudara perempuan atau keluarga istrinya yang meninggal

Malas bergarit, perut perit
Artinya : Malas berusaha tentulah kelaparan/kesusahan. (garit = gerak) (perit = pedih)

Hendak meluruskan ekor anjing
Artinya : Sangat susah untuk bisa mengubah tingkah laku yang sudah menjadi tabiat.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Jangan Bagai Orang Patah Selera, Banyak Makan

Bagai menghitung bulu kambing
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Nibung bangsai bertaruk muda
Artinya : Orang tua yang bertingkah laku seperti anak muda

Uir-uir minta getah
Artinya :

  1. Melakukan sesuatu yang hanya membahayakan dirinya sendiri
  2. perempuan yang memikat hati lelaki. (uir-uir = sebangsa belalang atau jengkerik yang biasa berbunyi di dalam rimba)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Cangkat Sama Didaki Lurah Sama Dituruni”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *