Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Hendak Ulam Pucuk Menjulai Pucuk Dicinta Ulam Tiba

Arti Peribahasa Hendak Ulam Pucuk Menjulai Pucuk Dicinta Ulam Tiba

Arti Peribahasa Hendak Ulam Pucuk Menjulai Pucuk Dicinta Ulam Tiba

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Hendak Ulam Pucuk Menjulai Pucuk Dicinta Ulam Tiba

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Hendak ulam pucuk menjulai pucuk dicinta ulam tiba

Mendapat sesuatu yang lebih daripada yang dikehendaki

Kesimpulan

Arti peribahasa hendak ulam pucuk menjulai pucuk dicinta ulam tiba menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mendapat sesuatu yang lebih daripada yang dikehendaki

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hendak ulam pucuk menjulai pucuk dicinta ulam tiba, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Tiba Di Mata Dipejamkan, Tiba Di Perut Dikempiskan

Lupa ketinggalan, terlelap kemalingan
Artinya : Kurang berhati-hati dan akhirnya mengakibatkan kerugian.

Selembab-lembabnya puntung di dapur, ditiup menyala juga
Artinya : Suatu pekerjaan bila dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil.

Usang dibarui, lapuk dikajangi
Artinya : Menghidupkan kembali kebiasaan lama yang baik dan sudah dilupakan orang, serta memperbaiki kebiasaan yang kurang baik.

Kasih sepantun tulisan pinggan
Artinya : Kasih yang tidak bisa hilang/terlupakan.

Rentak sedegam, langkah sepijak
Artinya :

  1. Seia sekata
  2. Mufakat

Ulat di dalam batu, apa dimakannya?
Artinya : Manusia dapat berusaha, namun hanya Tuhan yang menentukan hasilnya.

Jangan seperti si buta mematah tongkat
Artinya : Janganlah bermusuhan atau berperkara dengan orang yang menolong kita.

Sungguh bersubang tiada berdara
Artinya : Seseorang yang berpenampilan baik, namun hatinya jahat.

Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
Artinya : Menuntut ilmu secara tidak sempurna/tidak sungguh-sungguh tidak akan mendatangkan faedah/manfaat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Manusia Tertarik Oleh Tanah Airnya, Anjing Tertarik Oleh Piringnya

Ombak yang kecil jangan diabaikan
Artinya : Perkara kecil yang mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga

Hari guruh takkan hujan
Artinya : Orang yang terlalu marah biasanya tidak sampai memukul.

Sesat di ujung jalan, lebih baik ke pangkal jalan
Artinya : Jika tahu perbuatan yang kita lakukan adalah salah/tidak baik, maka sebaiknya cepat kembali ke jalan yang benar sebelum terlanjur.

Kadok naik junjung
Artinya : Orang hina (miskin dan sebagainya) merasa mulia (kaya dan sebagainya)

Lempar batu sembunyi tangan
Artinya :

  1. Melakukan sesuatu (kegiatan dan sebagainya), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu
  2. Berbuat kurang baik kepada orang, lalu berpura-pura tidak tahu

Tiada ilmu suluh padam
Artinya : Tanpa ilmu pengetahuan yang cukup, orang menjadi mudah sesat atau terperosok pada hal-hal yang merugikan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dalam Laut Boleh Diduga, Dalam Hati Siapa Tahu

Sukat air menjadi batu
Artinya : Tidak mungkin

Ular menyusur akar
Artinya : Merendahkan diri, tetapi tidak turun martabatnya

Janda berhias
Artinya : Janda yang belum memiliki keturunan.

Kerbau menanduk anak
Artinya :

  1. Hanya pura-pura saja
  2. Tidak dengan sungguh-sungguh

Mandi di telaga di tepi jalan, bersunting bunga tahi ayam
Artinya : Lelaki yang menyukai perempuan jahat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hendak Ulam Pucuk Menjulai Pucuk Dicinta Ulam Tiba”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

5 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *