Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Hilang Rona Karena Penyakit, Hilang Bangsa Tidak Beruang

Arti Peribahasa Hilang Rona Karena Penyakit, Hilang Bangsa Tidak Beruang

Arti Peribahasa Hilang Rona Karena Penyakit, Hilang Bangsa Tidak Beruang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Hilang Rona Karena Penyakit, Hilang Bangsa Tidak Beruang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Hilang rona karena penyakit, hilang bangsa tidak beruang

Orang yang tidak berharta (beruang) kurang dihargai orang

Kesimpulan

Arti peribahasa hilang rona karena penyakit, hilang bangsa tidak beruang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang tidak berharta (beruang) kurang dihargai orang

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hilang rona karena penyakit, hilang bangsa tidak beruang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Setiap Tunas Akan Tumbuh Ke Atas Dan Akar Akan Tumbuh Ke Bawah

Tak jauh lenggang dari ketiak
Artinya : Tidak jauh dari pokok persoalannya.

Apalah daya ajal telah menjemput
Artinya : Hal yang tak bisa dipungkiri karena takdir.

Jika kepalanya ular, takkan ekornya belut
Artinya : Yang jahat tetaplah jahat.

Lebih pucuk, lebih pelepah?
Artinya : Kiasan tentang yang mana lebih baik kawan lama atau kawan baru?

Yang lahir menunjukkan yang batin
Artinya : Kelakuan orang menunjukkan tabiatnya atau perasaan hatinya

Asak kata kita, angsur kata dia
Artinya : Perbedaan antara orang satu dengan orang yang lain.

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading
Artinya : Orang yang berjasa akan selalu disebut-sebut orang walaupun telah mati

Alah limau oleh benalu
Artinya : Orang yang merugikan atau menguasai orang atau tempatnya menumpang

Bermulut di mulut orang
Artinya : Selalu meniru perkataan orang

Baca Juga :  Arti Peribahasa Asing Lubuk, Asing Ikannya

Pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna
Artinya : Bila hendak melakukan atau mengerjakan sesuatu, hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu baik buruknya

Berbunga sama berbunga, yang lain berbuah, dia tidak
Artinya : Perempuan yang mengandung tetapi selalu keguguran.

Bagai sambau di pintu kandang
Artinya : Keadaan yang tidak tetap karena sakit atau melarat.

Hang tak kurang sanggul, aku tak kurang tengkolok
Artinya : Hilang satu, ada lagi pengganti yang lain (tentang lelaki dan perempuan).

Selama hayat dikandung badan
Artinya : Selama masih hidup

Duduk sama rendah, tegak berdiri sama tinggi
Artinya : Sejajar kedudukannya (tingkatnya atau martabatnya)

Kuda tua diperkerjakan tak boleh, nak dibunuh sayang
Artinya :

  1. Menghadapi suatu permasalahan yang sangat sulit
  2. berada dalam keadaan yang serba salah.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Sehari Sehelai Benang, Lama-lama Jadi Sehelai Kain

Anak monyet di hutan disusui, anak sendiri di rumah kekeringan
Artinya : Urusan sendiri ditinggalkan karena lebih mementingkan urusan orang lain.

Seperti parang bermata dua
Artinya : Mendapat keuntungan dari kedua belah pihak

Bak pinang dianduh, putus tali dia berdiri
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan karena terpaksa. (dianduh = ditarik dengan tali)

Serba guruh serba putus
Artinya : Karena mengingat sesuatu, pekerjaan yang sedang dilakukan dikerjakan dengan tergesa-gesa tanpa mempergunakan alat sama sekali.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hilang Rona Karena Penyakit, Hilang Bangsa Tidak Beruang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *