Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Hinggap Bak Langau, Titik Bak Hujan

Arti Peribahasa Hinggap Bak Langau, Titik Bak Hujan

Arti Peribahasa Hinggap Bak Langau, Titik Bak Hujan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Hinggap Bak Langau, Titik Bak Hujan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Hinggap bak langau, titik bak hujan

Suatu hal yang tiba-tiba saja terjadi, tanpa diketahui lebih dahulu

Kesimpulan

Arti peribahasa hinggap bak langau, titik bak hujan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu hal yang tiba-tiba saja terjadi, tanpa diketahui lebih dahulu

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hinggap bak langau, titik bak hujan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagaimana kumbang putus tali
Artinya :

  1. Sangat cepat
  2. terlepas dari kesengsaraan.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Bumi Tidak Selebar Daun Kelor

Belum tahu lagi, ayam sedang berlaga
Artinya : Belum ada keputusan. (berlaga = disabung)

Kikir pari belulang kering, direndam tujuh hari tak basah
Artinya :

  1. Terlalu degil atau terlalu kikir
  2. orang yang kuat/berkuasa.

Ketika ada jangan dimakan, telah habis maka dimakan
Artinya : Hemat dan cermat dalam menjalani kehidupan.

Berat beban yang sedikit dek hati sakit
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan secara terpaksa akan terasa berat walaupun hanya pekerjaan ringan.

Timur beralih ke sebelah barat
Artinya : Laki-laki yang menurut pada perintah istrinya

Lunak gigi dari lidah
Artinya :

  1. Sangat lemah lembut (merendahkan diri dan sebagainya)
  2. Lemah lembut

Kecambah kayu ara takkan jadi pulut-pulut
Artinya : Orang yang pemberani tidak akan pernah menjadi pengecut.

Bagai api dengan rabuk
Artinya : Tidak langsung ke tempat tujuan, tetapi singgah kemana-mana.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Alah Di Rumpun Betung

Berketuk di luar sangkar, bertanam di luar pagar
Artinya : Mengemukakan keterangan (keberatan dan sebagainya) sesudah diputuskan

Seperti ikan baung dekat pemandian
Artinya : Amat rakus (segala sesuatu yang ada dimakan)

Bagai mengangkut batu di bencah
Artinya : Menyuruh orang yang enggan melakukan pekerjaan. (bencah = paya)

Ke mana condong, ke mana rebah
Artinya : Pekerjaan yang sudah dilakukan menurut adat atau kebiasaan

Adat pasang berturun naik
Artinya : Keadaan yang selalu berubah-ubah, terutama tentang kekayaan atau kedudukan seseorang

Serigala dengan anggur
Artinya : Sikap seseorang yang mencela sesuatu yang sangat diingininya dan berusaha memerolehnya, tetapi gagal

Dalam laut boleh diduga, dalam hati siapa tahu
Artinya : Pengetahuan (pemiikiran) seseorang tidak dapat diduga.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Karena Mulut Kepala Terpenggal

Adat pulau limburan pasang
Artinya :

  1. Adat hidup ialah saling membantu
  2. yang kaya membantu yang miskin, yang berilmu membantu yang bodoh, dan yang berkuasa melindungi yang lemah.

Koyak tak berbunyi
Artinya : Melakukan sesuatu yang kurang baik, tetapi tidak diketahui orang

Lunak disudu, keras ditakik
Artinya : Yang penurut diperlakukan dengan lemah lembut, sedangkan yang melawan harus ditindak dengan tegas

Gaya saja, rasanya wallah
Artinya : Rupanya saja yang elok, tetapi tingkah laku dan budi bahasanya buruk.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hinggap Bak Langau, Titik Bak Hujan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *