Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Hitam, Hitam Kereta Api, Putih-Putih Kapur Sirih

Arti Peribahasa Hitam, Hitam Kereta Api, Putih-Putih Kapur Sirih

Arti Peribahasa Hitam, Hitam Kereta Api, Putih-putih Kapur Sirih

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Hitam, Hitam Kereta Api, Putih-putih Kapur Sirih

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih

Jangan disangka yang buruk rupanya itu selamanya kurang harganya, malah yang indah kelihatan itu adakalanya kurang harganya

Kesimpulan

Arti peribahasa hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah jangan disangka yang buruk rupanya itu selamanya kurang harganya, malah yang indah kelihatan itu adakalanya kurang harganya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Macam Ular Kekenyangan

Apakah gunanya kemenyan disimpan sebesar tungku, kalau tidak dibakar
Artinya : Kepandaian hendaklah diamalkan dan diajarkan kepada orang lain, karena kalau hanya disimpan ia akan hilang begitu saja.

Sudah lulus maka hendak melantai
Artinya : Sudah celaka baru ingat

Ayam beroga kalau diberi makan di pinggan emas sekalipun ke hutan juga perginya
Artinya : Betapa pun senangnya di negeri lain/asing, pasti teringat juga akan negeri asal. (ayam beroga = ayam hutan)

Dagangan bersambut yang dijualnya
Artinya : Cerita dari orang lain yang diceritakannya.

Seperti jana belum bersuami
Artinya : Perawan yang sudah ternoda.

Menyenduk kuah dalam pengat
Artinya : Pekerjaan yang sia-sia saja

Kehendak kucinglah bertemu dengan panggang
Artinya : Orang yang bertemu (melihat) sesuatu yang digemarinya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Uang Mudah Dicari, Sahabat Sulit Didapat

Sama naik bagai gelombang, sama turrun bak kapencong
Artinya : Dua hal atau kejadian yang sama keadaannya.

Bagai belacan dikerat dua, yang pergi busuk, yang tinggal anyir
Artinya : Perkara yang mendatangkan aib pada kedua belah pihak.

Putus kelikir, rompong hidung
Artinya : Sesuatu yang hendak dikuasai menjadi terlepas sama sekali

Teperlus maka hendak menutup lubang
Artinya : Sesudah mendapat celaka, baru ingat akan ikhtiar

Berbisik kedengaran, berimbau kelampauan
Artinya : Berjarak sangat dekat.

Anjing ditepuk menjungkit ekor
Artinya : Orang hina akan menyombongkan diri apabila dihormati.

Ubur-ubur airnya hitam
Artinya : Orang yang jahat terlihat nyata dari kelakuan dan perkataannya.

Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya
Artinya : Usaha yang tiada henti (pantang menyerah) pasti akan membuahkan hasil yang baik.

Kena-kena seperti santan bergula, tak kena-kena bagai antan pukul kepala
Artinya : Suatu perbuatan jika salah ditafsirkan akan mendatangkan kesulitan, namun jika benar akan jadi kebajikan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Masak Buah Rumbia

Seperti keroncor dengan belangkas
Artinya : Sangat karib (tentang persahabatan)

Cakap berdegar-degar, tumit diketing
Artinya : Banyak mulut, tetapi penakut

Bagai panas mengandung hujan
Artinya : Tertawa dalam kesusahan.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
Artinya :

  1. Karena kejahatan atau kesalahan yang kecil, hilang segala kebaikan yang telah diperbuat
  2. Hanya karena keburukan yang sedikit, semuanya menjadi buruk

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hitam, Hitam Kereta Api, Putih-putih Kapur Sirih”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *