Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jatuh Di Atas Tilam

Arti Peribahasa Jatuh Di Atas Tilam

Arti Peribahasa Jatuh Di Atas Tilam

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jatuh Di Atas Tilam

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jatuh di atas tilam

Mendapat kesenangan hidup

Kesimpulan

Arti peribahasa jatuh di atas tilam menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mendapat kesenangan hidup

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jatuh di atas tilam, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Dapat tebu rebah
Artinya : Mendapat untung

Kecil-kecil anak harimau
Artinya : Meskipun kecil tetapi berani.

Jauh dari mata jauhlah dari hati
Artinya : Hilang rasa kasih sayang setelah hidup berjauhan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ada Kerak, Ada Nasi

Nasi sudah menjadi bubur
Artinya : Perbuatan yang sudah terlanjur dan tidak dapat diperbaiki lagi

Telah mati yang bergading
Artinya : Telah meninggal orang yang berkuasa (disegani)

Bagai timun dendang, di luar merah, di dalam pahit
Artinya : Orang yang bermulut manis namun berhati busuk.

Bulan naik, matahari naik
Artinya : Mendapat untung di sana-sini

Hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa
Artinya : Pada waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat

Mabuk karena beruk berayun
Artinya :

  1. Menggila-gilakan wanita cantik yang tidak mungkin untk didapatkan
  2. terlalu asyik melihat sesuatu yang tidak berguna.

Seperti gula dalam mulut
Artinya :

  1. Pekerjaan yang sangat mudah
  2. Sesuatu yang sudah dikuasai

Kalau tak takut akan mati, tak sedunia perang, kalau tak takut akan alah, tak sedunia sabung
Artinya : Berperang/berselisih merupakan pekerjaan yang amat berbahaya, tetapi digemari banyak orang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Langau Di Ekor Gajah

Rebung tidak miang, bembam pula yang miang
Artinya : Orang yang bersangkutan/terlibat berdiam diri, sedangkan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya justru ikut campur.

Akan mengaji, suratlah hilang, akan bertanya, gurulah mati
Artinya : Orang yang berada dalam keadaan serba salah.

Langit yang tinggi hendak ditampar, bumi yang dipijak tak dapat dicapai
Artinya : Berhajat/menginginkan pangkat yang tinggi, sedangkan pangkat rendah pun tidak dimiliki.

Dimana kapak jatuh, disitu baji makan
Artinya : Dimana timbul perkara/permasalahan maka disana pulalah diselesaikan.

Lihat anak pandang menantu
Artinya :

  1. Segala urusan anak hendaklah ditimbang-timbang dahulu apakah hal itu akan menimbulkan keadaan yang tidak baik pada menantu, sekalipun hal itu akan menguntungkan anak itu sendiri
  2. Setiap pekerjaan hendaklah ditimbang-timbang, jika baik bagi diri sendiri da
Baca Juga :  Arti Peribahasa Nan Berat Tidak Terpikul, Nan Ringan Tidak Terjinjing

Salah cencang memberi pampas, salah bunuh memberi bangun
Artinya :

  1. Salah mengerti orang lain dapat berakibat fatal
  2. hukuman seharusnnya diberikan sesuai/setimpal dengan perbuatannya.

Bagai bersahabat dengan ular berbisa
Artinya : Berkawan dengan orang jahat.

Hulu mujur pandai bertengkar, hulu baik pandai memakai
Artinya : Orang yang pandai menempatkan diri dalam pergaulan, selalu selamat dan disukai banyak orang. (hulu mujur = pangkat untung)

Bagai aur dengan tebing
Artinya : Saling tolong-menolong.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jatuh Di Atas Tilam”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *