Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jika Langkah Sudah Terlangkahkan, Berpantang Dihela Surut

Arti Peribahasa Jika Langkah Sudah Terlangkahkan, Berpantang Dihela Surut

Arti Peribahasa Jika Langkah Sudah Terlangkahkan, Berpantang Dihela Surut

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jika Langkah Sudah Terlangkahkan, Berpantang Dihela Surut

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jika langkah sudah terlangkahkan, berpantang dihela surut

Suatu pekerjaan yang telah dimulai dengan saksama, sekali-kali jangan dihentikan sebelum tujuan tercapai

Kesimpulan

Arti peribahasa jika langkah sudah terlangkahkan, berpantang dihela surut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu pekerjaan yang telah dimulai dengan saksama, sekali-kali jangan dihentikan sebelum tujuan tercapai

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jika langkah sudah terlangkahkan, berpantang dihela surut, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kendur Menyusut, Tegang Memutus

Di reban sendiri melegas, di reban orang meromok
Artinya : Berani di rumah/tempat sendiri tetapi takut di tempat orang lain.

Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah
Artinya : Hemat dan cermat mendatangkan kesenangan, sedangkan boros dan mubazir mendatangkan kesulitan.

Tangan singkat hendak mengulur
Artinya : Ingin menolong tetapi tidak berdaya.

Sebagai kepiting batu
Artinya : Sangat kikir

Hulu mujur pandai bertenggang bertengkar, hulu baik pandai memakai
Artinya : Pandai hidup dan pandai bergaul

Dilelar timba ke perigi, tak sekali, sekali pecah juga
Artinya : Suatu perbuatan yang tidak baik jika diulang lambat laun akan tidak baik juga padahnya/akibatnya. (lelar = berulang-ulang) (perigi = sumur)

Dipanggang tiada angus
Artinya : Beberapa kali menempuh bahaya, tetapi selalu selamat

Baca Juga :  Arti Peribahasa Salah Wesel

Disigai sampai ke langit
Artinya : Diselidiki/diperiksa dengan saksama/teliti.

Hendak terbang tiada bersayap
Artinya : Hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak ada sarana

Jangan diajar orang tua makan dadih
Artinya : Jangan mengajari orang yang sudah tahu. (dadih = air susu kerbau yang dikentalkan)

Bergalah ke hilir tertawa buaya, bersuluh di bulan terang tertawa harimau
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Telah penuh sebagai sukat
Artinya : Telah habis kesabarannya.

Berkering air liur
Artinya : Nasihat yang sia-sia.

Buta kehilangan
Artinya : Dalam keadaan yang sangat sulit

Mati-mati berdawat biar hitam mati-mati mandi biar basah
Artinya : Tiap-tiap pekerjaan janganlah dilakukan kepalang tanggung, janganlah diusahakan separuh jalan melainkan dikerjakan sampai pada kesudahannya

Apa kurang pada belida, sisik ada tulang pun ada
Artinya : Memiliki segala yang diperlukan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dalam Madu Berisi Empedu

Benang arang orang jangan dipijak
Artinya : Jangan mencampuri rumah tangga orang lain.

Mabuk agak-agak (kira-kira)
Artinya : Tidak berbuat apa-apa, hanya melamun, asyik berangan-angan

Berani menjual, berani membeli berani pegang, berani tanggung
Artinya : Jika berani mengatakan (memerintahkan), hendaknya berani melakukan juga

Lautan dapat diduga, hati manusia siapakah cakap menduganya
Artinya : Hati/perasaan manusia tidak ada yang mengetahuinya selain dirinya sendiri.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jika Langkah Sudah Terlangkahkan, Berpantang Dihela Surut”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *