INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kain Lama Dicampak Buang, Kain Baru Pula Dicari
Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.
Arti Peribahasa Kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari
Menceraikan istri tua dan mencari istri muda
Kesimpulan
Arti peribahasa kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menceraikan istri tua dan mencari istri muda
Arti peribahasa lainnya :
Selain arti peribahasa kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:
Terlayang-layang bagai bulu berisi tanah
Artinya : Sangat tidak berdaya.
Bunga dipetik perdu ditendang bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki
Artinya : Hanya mau mengambil keuntungan saja (misal istri dikasihi, mertua dibenci)
Berlayar sambil memapan
Artinya : Menyelesaikan dua tiga pekerjaan sekaligus
Kepala sama hitam, pendapat berlain-lain
Artinya : Lain orang, lain pemikirannya.
Beroleh badar tertimbakan
Artinya : Mendapat keuntungan yang tidak di- sangka-sangka
Kecil jangan di sangka anak, besar jangan disangka bapa
Artinya : Pengetahuan dan kelebihan itu bukan hanya pada orang yang sudah tua saja, tetapi juga pada orang yang masih muda.
Naik membilang anak tangga turun selangkah jejaklah ke bumi
Artinya : Untuk memperoleh kejayaan/kekayaan lambat/sangat susah, tetapi untuk jatuh cepat/mudah sekali.
Berkayuh sambil ke hilir
Artinya : Sekali melakukan pekerjaan dua tiga maksud tercapai
Sebab tiada tahu menari dikatakan tanah lembab
Artinya : Mengatakan alatnya rusak, padahal karena ia tidak mampu mengerjakannya.
Karam berdua, basah seorang
Artinya : Dua orang berbuat salah, seorang saja yang kena hukum
Lurus sebagai sumpitan
Artinya :
- Terlalu jujur
- lurus hati.
Pipinya sebagai pauh dilayang
Artinya : Pipinya amat elok
Getu sementara lagi bintik
Artinya : Suatu bahaya hendaklah dihindari selagi masih kecil agar jangan sampai menimbulkan malapetaka.
Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan
Artinya : Jangan memperparah (atau mencela) perkara yang tidak kita ketahui.
Geruh luka ajal mati
Artinya :
- Jika masih beruntung, hanya akan luka saja
- jika sudah tidak beruntung, mati.
Belum beranak sudah ditimang
Artinya : Bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai
Siapakah yang mau menghujankan garamnya?
Artinya : Tidak ada orang yang mau menunjukkan aibnya sendiri.
Zikir-zikir saja jatuhkah rezeki jatuh dari langit
Artinya : Rezeki tidak datang hanya dengan berdoa.
Keras bagai batu, tinggi bagai bukit
Artinya : Tidak mau menurut perintah
Sebab berkelahi jangan perigi akhirnya mati dahaga
Artinya : Sia-sia saja melawan orang yang berkuasa.
Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI
Demikian informasi “Arti Peribahasa Kain Lama Dicampak Buang, Kain Baru Pula Dicari”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.