Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kelam Bagai Malam Dua Puluh Tujuh

Arti Peribahasa Kelam Bagai Malam Dua Puluh Tujuh

Arti Peribahasa Kelam Bagai Malam Dua Puluh Tujuh

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kelam Bagai Malam Dua Puluh Tujuh

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kelam bagai malam dua puluh tujuh

Suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya

Kesimpulan

Arti peribahasa kelam bagai malam dua puluh tujuh menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kelam bagai malam dua puluh tujuh, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Adat Penghulu, Berpandang Luas Beralam Lapang

Duduk seperti kucing, melompat seperti harimau
Artinya : Orang pendiam yang tangkas dalam bekerja dan berpikir.

Aur ditarik sungsang
Artinya : Banyak sangkut-pautnya sehingga susah dilaksanakan

Lain teringat lain disebut, bertukar angguk dengan ilallah
Artinya : Perbuatan yang bertentangan dengan apa yang dikatakan.

Diam-diam lepu
Artinya : Musuh/lawan yang pendiam bukan berarti tidak bisa apa-apa. (lepu = ikan laut lionfish)

Padi sekapuk hampa, emas seperti loyang, kerbau sekandang jalang
Artinya : Seseorang yang tampak kaya, tetapi sebenarnya miskin

Dituba sajakah ikan, dijala dijaring bukankah ikan?
Artinya : Tidak malu memperoleh sesuatu dengan melakukan kejahatan, padahal ada cara yang baik/halal dalam mendapatkannya.

Bagai dakwat dengan kertas
Artinya :

  1. Tak pernah bercerai
  2. sangat cocok.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Ikat Boleh Diubah, Takuk Bagaimana Mengubahnya?

Jikalau menampi jangan tumpah padinya
Artinya : Jika hendak memilih suatu benda, maka berhati-hatilah agar benda yang berguna/berharga tidak sampai terbuang.

Bagai mengepal pasir kering
Artinya : Sangat susah untuk menyatukan orang-orang yang memiliki pemikiran yang bermacam-macam.

Bagai kena santung pelalai
Artinya : Gadis yang lupa (tidak ingat) akan bersuami (karena diguna-gunai orang)

Apung di tengah lautan, dipukul ombak, sekejap ke tengah, sekejap ke tepi
Artinya : Orang dagang/asing yang hidupnya melarat.

Ular bercampur dengan belut, tak akan hilang bisanya
Artinya : Orang yang jahat walaupun bergaul dengan orang baik, tetap saja tidak akan berubah tabiatnya.

Berani malu, takut mati
Artinya : Berani melakukan pekerjaan terlarang, setelah ketahuan baru menyesal

Ladang yang berpunya
Artinya : Perempuan yang sudah kawin

Wau melawan angin
Artinya : Perbuatan yang sia-sia

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Tulis Di Atas Air

Yang mencencang memampas
Artinya : Yang berbuat salah harus menerima hukuman yang setimpal.

Bagai besi dengan penempa
Artinya : Orang lemah yang berada di bawah kuasa orang kuat/mampu.

Sedia payung sebelum hujan
Artinya : Bersiap sedia sebelum terjadi yang kurang baik

Mengajar orang tua makan dadih
Artinya : Mengajar orang yang lebih pandai

Supaya tahu akan pedas lada, supaya tahu asin garam
Artinya : Biarlah merasakan sendiri pengalaman/perjuangan hidup.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kelam Bagai Malam Dua Puluh Tujuh”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *