Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kena Pedang Bermata Dua

Arti Peribahasa Kena Pedang Bermata Dua

Arti Peribahasa Kena Pedang Bermata Dua

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kena Pedang Bermata Dua

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kena pedang bermata dua

Amat sakit hatinya

Kesimpulan

Arti peribahasa kena pedang bermata dua menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah amat sakit hatinya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kena pedang bermata dua, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Lalu lulus ujung, lalu lulus kelindan
Artinya : Jika maksud yang utama sudah tercapai, maksud yang lain akan tercapai juga

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dimana Bumi Dipijak, Disana Langit Dijunjung

Masuk tiga, keluar empat
Artinya : Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan

Dibilang genap, dipagar ganjil
Artinya : Kelihatannya beruntung, tetapi sebenarnya merugi

Setiap tunas akan tumbuh ke atas dan akar akan tumbuh ke bawah
Artinya :

  1. Sudah menjadi hukum alam
  2. sesuatu yang sudah wajar.

Hilang kabus, teduh hujan
Artinya : Telah senang (aman dan sebagainya) kembali sehabis menderita kesusahan dan sebagainya

Corak kain mengikuti kehendak penenunnya
Artinya :

  1. Undang-undang di setiap negeri tergantung pada keadaan/kondisi pemerintahnya
  2. pengetahuan murid itu tergantung pada ajaran gurunya.

Secupak tak jadi segantang
Artinya : Sesuatu yang tetap dan tidak dapat diubah lagi

Geruh luka ajal mati
Artinya :

  1. Jika masih beruntung, hanya akan luka saja
  2. jika sudah tidak beruntung, mati.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Telah Baris Berpahat, Telah Jalan Yang Tertutur

Beroleh hidung panjang
Artinya : Mendapat malu.

Gagak lalu punggur rebah
Artinya : Orang besar/berkuasa yang berlaku kurang adil kepada orang kecil/rendahan (karena ingin memperlihatkan kekuasaannya).

Sayang aak badak tampung, cucu konon badak raya
Artinya : Orang yang mengaku keturunan bangsawan, padahal sebenarnya tidak.

Hati gajah sama dilapah, hati kuman sama dicecah
Artinya : Pembagian yang adil/merata.

Belum sekuku
Artinya : Sangat sedikit.

Apa gunanya bulan terang di dalam hutan, jikalau di dalam negeri betapa baiknya
Artinya : Tidak ada faedahnya menunjukkan kepandaian kepada orang-orang yang tidak dapat menghargainya.

Harum menghilangkan bau
Artinya : Keburukan tidak kelihatan karena tertutup oleh nama (perbuatan) yang baik

Campak bunga dibalas dengan campak tahi
Artinya : Memberi kebaikan dibalas dengan kejahatan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Di Mana Tanah Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung

Bermain air basah, bermain api lecur
Artinya : Tiap pekerjaan atau usaha ada susahnya

Sepuluh batang bertindih, yang bawah juga yang luluh
Artinya : Perkataan yang tidak sesuai dengan kenyataan dan akhirnya membuat orang lain merasa terkucilkan.

Seperti buah bemban masak
Artinya : Air mata yang jatuh berderai-derai

Kuda pelejang bukit
Artinya : Orang yang menjadi kaki tangan (alat, perkakas) orang lain

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kena Pedang Bermata Dua”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *