Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ketam Menyuruhkan Anaknya Berjalan Betul

Arti Peribahasa Ketam Menyuruhkan Anaknya Berjalan Betul

Arti Peribahasa Ketam Menyuruhkan Anaknya Berjalan Betul

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ketam Menyuruhkan Anaknya Berjalan Betul

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul

Orang yang memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan seperti yang dinasihatkannya itu

Kesimpulan

Arti peribahasa ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan seperti yang dinasihatkannya itu

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sekali Membuka Pura, Dua Tiga Utang Terbayar

Sehembus naik, sehembus turun
Artinya :

  1. Orang yang hampir meninggal dunia
  2. mendekati ajalnya.

Sudah keluar kering keringatnya
Artinya : Sangat parah penyakitnya.

Seperti air dalam talam
Artinya : Keadaan yang aman dan sentosa.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
Artinya :

  1. Karena kejahatan atau kesalahan yang kecil, hilang segala kebaikan yang telah diperbuat
  2. Hanya karena keburukan yang sedikit, semuanya menjadi buruk

Semut gatal gonggong gunung, bagaimana dunia takkan sunyi
Artinya : Melakukan sesuatu yang aneh/tidak wajar.

Sudah biasa makan kerak
Artinya : Sudah biasa mengalami kesukaran

Agih-agih kungkang
Artinya : Terlampau murah hati sehingga menderita kesusahan

Harta orang hendak dikebas
Artinya : Seseorang yang menginginkan harta milik orang lain.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Dekat Mencari Suku, Jauh Mencari Hindu

Seperti mentimun dengan durian
Artinya : Perlawanan yang tidak sebanding (antara orang lemah dan orang kuat, orang bodoh dan orang pandai)

Tingkalak menghadap mudik, lukah menghadap hilir
Artinya : Segala sesuatu menurut adatnya (sifatnya, kelazimannya)

Terapung tak hanyut, tenggelam tak basah
Artinya : Perkara yang tidak pernah berakhir.

Hitam bagai pantat belanga
Artinya : Sangat buruk (tentang tabiat seseorang)

Tiada biduk karam sebelah
Artinya : Apabila salah satu anggota kelurga menderita, maka seluruh anggota keluarganya akan merasakan penderitaan tersebut.

Bagai manik putus talinya pengarang
Artinya : Perihal air mata yang bercucuran

Umpan menyembunyikan pancing
Artinya : Bersikap baik karena mengaharapkan timbal balik/imbalan.

Seperti beras lembab, dijual tak laku, ditanak tak mual
Artinya : Sesuatu yang tidak/kurang berharga.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tiada Terbungkam Tahi Mata Dengan Empu Jari

Harum menghilangkan bau
Artinya : Keburukan tidak kelihatan karena tertutup oleh nama (perbuatan) yang baik

Bagai empedu lekat di hati
Artinya : Sangat karib/akrab.

Mulut terdorong, emas padahan nya,
Artinya : Pb perkataan yang telah terucapkan, emaslah tentangannya (janji harus ditepati)

Mengata dulang paku serpih, mengata orang awak yang lebih
Artinya : Mencela orang, tetapi diri sendiri ternyata lebih buruk daripada yang dicela

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ketam Menyuruhkan Anaknya Berjalan Betul”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *