Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Laut Mana Yang Tak Berombak, Bumi Mana Yang Tak Ditimpa Hujan

Arti Peribahasa Laut Mana Yang Tak Berombak, Bumi Mana Yang Tak Ditimpa Hujan

Arti Peribahasa Laut Mana Yang Tak Berombak, Bumi Mana Yang Tak Ditimpa Hujan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Laut Mana Yang Tak Berombak, Bumi Mana Yang Tak Ditimpa Hujan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Laut mana yang tak berombak, bumi mana yang tak ditimpa hujan

Bagaimanapun manusia tidak akan luput dari kekhilafan (kesalahan)

Kesimpulan

Arti peribahasa laut mana yang tak berombak, bumi mana yang tak ditimpa hujan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bagaimanapun manusia tidak akan luput dari kekhilafan (kesalahan)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa laut mana yang tak berombak, bumi mana yang tak ditimpa hujan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Berminyak Muka Nya

Memepas dalam belanga
Artinya : Mencari keuntungan dalam lingkungan (keluarga, teman) sendiri

Sudah ketinggalan zaman
Artinya : Sudah tidak lagi sesuai dengan zaman sekarang.

Rusak bangsa oleh laku
Artinya : Biarpun orang berbangsa tinggi, kalau berkelakuan buruk, keturunannya yang tinggi itu tidak akan dihargai orang

Rindu akan jadi batas, maka manis tidak jadi cuka
Artinya : Pergaulan/pertemanan yang sangat erat, namun jika terjadi perselisihan sedikit saja akan membuatnya retak/terpisah.

Seperti burung gagak pulang ke benua
Artinya : Keadaan dan sifatnya tetap saja meskipun telah jauh merantau

Belum punya kuku hendak mencubit
Artinya : Belum mempunyai kekuasaan sudah hendak mencari-cari kesalahan orang

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ke Dalam Sumpit Tak Muat, Ke Dalam Ambung Longgar

Canggung seperti antan dicungkilkan duri
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan yang bukan seharusnya.

Itik mendapat air
Artinya : Memperoleh sesuatu yang sangat digemarinya.

Bagai lukah, tak penuh air
Artinya : Selalu ingin makan, tidak pernah merasa kenyang.

Mendapat pisang berkubak
Artinya : Mendapat keuntungan yang banyak dengan mudah

Bagai anak dara sudah berkaki
Artinya : Banyak sekali.

Tali yang tiga lembar itu tak suang-suang putus
Artinya : Bersatu teguh, bercerai runtuh

Pelanduk melupakan jerat, tetapi jerat tak melupakan pelanduk
Artinya : Orang yang berutang biasanya mudah lupa akan yang berpiutang, sebaliknya yang berpiutang tidak lupa akan orang yang berutang kepadanya

Alpa negeri alah, sia-sia hutang tumbuh
Artinya : Kelalaian dapat mendatangkan bencana.

Sudah diheban dihela pula
Artinya : Menderita berbagai kecelakaan terus-menerus

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Lukah, Tak Penuh Air

Lemah-lembut santan berlada
Artinya : Perkataan manis yang berisi sindiran yang pedas.

Deras datang dalam kena
Artinya : Pekerjaan yang dikerjakan secara terburu-buru kelak akan mendatangkan kerugian/kesusahan.

Ditakik getah di daun
Artinya : Hidup dalam kemelaratan.

Pulau sudah lenyap, daratan sudah tenggelam
Artinya : Sudah tidak ada harapan lagi (gagal sama sekali)

Tingkalak menghadap mudik, lukah menghadap hilir
Artinya : Segala sesuatu menurut adatnya (sifatnya, kelazimannya)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Laut Mana Yang Tak Berombak, Bumi Mana Yang Tak Ditimpa Hujan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *