Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Mana Busuk Yang Tidak Berbau

Arti Peribahasa Mana Busuk Yang Tidak Berbau

Arti Peribahasa Mana Busuk Yang Tidak Berbau

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Mana Busuk Yang Tidak Berbau

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Mana busuk yang tidak berbau

Kejahatan (kesalahan) akhirnya akan ketahuan juga

Kesimpulan

Arti peribahasa mana busuk yang tidak berbau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kejahatan (kesalahan) akhirnya akan ketahuan juga

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa mana busuk yang tidak berbau, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Belum menetas sudah dibilang
Artinya : Belum tercapai tujuannya tetapi sudah bersenang-senang/kegirangan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Yang Elok Rupa, Yang Elok Bahasa

Pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan
Artinya :

  1. Menyelidiki sesuatu secara teliti
  2. Memeriksa dengan teliti

Tidak ada ribut masakan daun tak bergoyang?
Artinya : Setiap perkara pasti ada penyebabnya.

Nak ditelan termengkelan, nak diludah tak keluar
Artinya : Berada dalam keadaan yang serba salah.

Bagai belacan dikerat dua, yang pergi busuk, yang tinggal anyir
Artinya : Perkara yang mendatangkan aib pada kedua belah pihak.

Utang tiap helai bulu
Artinya : Sangat banyak hutangnya.

Aku nampak olah, kelibatmu sudah kutahu
Artinya : Karena tingkah laku, maksudnya ketahuan.

Menghadapkan bedil pulang
Artinya : Merugikan (mencelakakan) keluarga sendiri

Dalam madu berisi empedu
Artinya : Dalam perkataan yang manis-manis biasanya berisi tipu daya yang tidak baik

Baca Juga :  Arti Peribahasa Yang Dimakan Rasa, Yang Dilihat Rupa, Yang Didengar Bunyi

Kerbau dipegang tali hidungnya, manusia dipegang pada katanya
Artinya : Setiap janji haruslah ditepati, karena harga diri manusia terletak pada kemampuannya untuk menepati janjinya.

Harapkan burung terbang tinggi, punai di tangan dilepaskan
Artinya : Karena mengharapkan keuntungan yang lebih besar namun belum tentu diperoleh, keuntungan yang kecil tetapi sudah pasti (sudah dalam genggaman) pun dilepaskan.

Lapuk oleh kain sehelai
Artinya : Dalam hidupnya hanya beristri (bersuami) seorang

Tak jauh rebung dari rumpun nya
Artinya : Tabiat anak tidak akan berbeda jauh dengan orang tuanya

Air besar sampan tak hanyut
Artinya : Maksud yang tidak tercapai meskipun sudah ada dukungan.

Yang memberi tangan di atas, yang menerima tangan di bawah
Artinya : Biasanya orang yang memberilah yang tinggi cakapnya (sombong) dibandingkan orang yang menerima.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bercermin Di Air Keruh

Alur bertempuh, jalan berturut
Artinya : Dilakukan menurut adat (kebiasaan) yang lazim

Sekebat bagai sirih
Artinya : Sepakat dalam perkumpulan (rapat)

Lecah di kaki
Artinya : Seorang lelaki yang kawin/menikah tanpa ada tanggung jawab, melainkan hanya sebagai orang yang menumpang saja.

Mati-mati mandi biar basah
Artinya : Jangan kepalang tanggung

Ditebuk dikerobok tikus
Artinya : Sudah hilang kegadisannya (sudah tidak gadis lagi)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Mana Busuk Yang Tidak Berbau”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *