Info Pendidikan Terbaru TIPS Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin

Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin

Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin

INFO PENDIDIKAN – Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin

Definisi Sistem Poin

Sistem poin merupakan adanya pemberian bobot poin yang dikenakan kepada siswa yang melakukan pelanggaran atas melakukan kesalahan dan pemberian poin kepada siswa yang berprestasi. System yang layak untuk meningkatkan ketertiban siswa disekolah. Kelebihannya sistem poin ini dapat mengurangi pelanggaran yang disebabkan tindakan-tindakan yang mengandung unsur kekerasan fisik yang mungkin terjadi disekolah. Selain itu sistem poin dapat menjalin komunikasi antara pihak sekolahdsengan orang tua siswa dalam mengawasi anaknya sehingga tidak lagi melakukan pelanggaran disekolah. Sistem poin ini tidak memberikan efek negatif kepada para peserta didik. Dengan adanya kebijakan ini, siswa dapat lebih berhati[1]hati dalam berperilaku disekolah. Siswa akan berfikir kembali untuk melakukan kesalahan atau pelanggaran terhadap peraturan yang diterapkan disekolah (Setyawan, Astuti, & Ekojono, 2014).

Perencanaan Pengelolaan Sistem Poin

planning yang memiliki arti perencanaan merupakan keseluruhan proses dan penentuan secara matang tentang hal-hal yang akan dikerjakan di masa akan datang dalam rangka untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan yang dilihat dari semua aspek yang berkaitan agar suatu tujuan dapat dicapai. Hasil perencanaan adalah sistem poin hukuman dan dalam perencanan adalah sistem poin hukuman dan dalam perencanaan tersebut, tindakan yang dilakukan pihak sekolah dalam meningkatkan aspek kedisiplinan siswa meliputi: 1) perencanaan kebijakan pemberian jumlah skor poin; 2) analisis kebutuhan siswa; 3) ananlisis situasi dan kondisi sekolah: 4) penetapan jenis, teknik dan strategi kegiatan.

Penerapan kebijakan sistem poin di sekolah memiliki beberapa tujuan: 1) guna mempermudah penanganan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh siswa; 2) guna mempermudah pemberian sanksi kepada siswa yang sesuai pelanggaran; 3) menerapkan kedisiplinan dan ketertiban pada tiap siswa; 4) menghindari terjadinya kekerasan fisik yang tidak sesuai kepada siswa.

Implementasi sistem poin hukuman dalam tata tertib sekolah membuat pihak sekolah terutama wakil kepala bidang kesiswaan dan guru pengawas kedisiplinan lebih mudah memberi sanksi. Sistem poin ini berlaku kepada semua siswa yang berkaitann dalam pelanggaran, sehingga tidak adanya unsur pilih-pilih siswa dalam memberi poin. Sistem pemberi poin dalam tata tertib mempermudah untuk mentertibkan siswa-siswanya. Bobot poin dihitung secara akumulatif, tahapan sebagai berikut:

 

Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin

Tahapan Poin Pelanggaran

Pengorganisasian Sistem Poin

Pengorganisasian Sistem Poin adalah salah satu fungsi manajamen yang perlu mendapatkan perhatian dari seluruh aspek sekolah dari kepala sekolah sampai dengan siswa. Fungsi ini dilakukan karena bertujuan untuk mewujudkan struktur organisasi sekolah, tugas tiap bidang, wewenang dan tanggung jawab menjadi lebih jelas. Handoko (2011) sebagaima dikutip (Irlan, Rohiat, & Djuwita, 2017) bahwa ‘kegiatan yang dilakukan dalam pengorganisasian dapat mencakup (1) menetapkan tugas yang harus dikerjakan; (2) siapa yang mengerjakan; (3) bagaimana tugas itu dikelompokkan; (4) siapa melapor ke siapa; (5) di mana keputusan itu harus diambil’.

Pengorganisasian diperlukan seseorang yang tepat pada tugas dalam pelaksanaan sistem poin hukuman dan perlu koordinasi yang baik agar tujuan dapat dicapai. Pengorganisasian Punishment poin dalam peningkatan disiplin siswa meliputi: a) Sosialisasi Cara Kerja yang Dilakukan Sekolah; b) Pembagian Tugas antar Petugas Penerapan Sistem Punishment Poin; c) Pelibatan dan Koordinasi dengan Stakeholder.

Pelaksanaan Sistem Poin

Pelaksanaan sistem poin pada pemberian hukuman sekiranya dapat memberikan dampak positif bagi anak. Kekerasan terhadap anak-anak dapat memberi dampak pada perkembangan psikis yang buruk, seperti menjadi penakut dan membuat anak merasa dirinya sengsara. Dengan pernyataan tersebut dijadikan sebuah pertimbangan bahwa hukuman tidak perlu adanya kekerasan fisik. Sanksi yang diberikan diharapkan mempunyai nilai yang mendidik. Artinya, siswa telah menyadari bahwa tindakan yang salah akan berdampak pada akibat yang tidak menyenangkan dan harus ditanggung olehnya. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi yang melanggar paling tidak dapat mengurangi pelanggaran yang sering dan banyak dilakukan.

Evaluasi Sistem Poin

Evaluasi dalam sistem poin dijadikan sebagai salah satu strategi untuk mengukur peningkatan kedisiplinan siswa, yang merupakan kegiatan yang penting untuk mengetahui kemajuan ataupun hasil yang dicapai oleh pihak sekolah didalam melaksanakan fungsinya yang sesuai dengan rencana yang telah dibuat oleh masing-masing sekolah. evaluasi pada tahap ini merupakan evaluasi secara komprehensif, yang berkaitan dengan pengelolaan semua bidang dalam satuan pendidikan yaitu bidang teknis edukatif dalam pelaksanaan penerapan poin hukuman dalam meningkatkan kedisiplinan siswa.

Tujuan Sistem Poin

Sistem poin diterapkan merupakan ada tujuan dan cita dalam mewujudkan pendidikan karakter peserta didik. Untuk mewujudkan semua itu, diformulasikan agar peraturan tata tertib dapat dilaksanakan dengan efektif dan efesien. Peraturan yang disetujui oleh semua komponen sekolah dan diterapkan secara benar, diharapkan meciptakan kondisi sekolah dengan kondusif. Situasi yang kondusif dapat memberi efek dalam proses ajar-mengajar menjadi nyaman dan aman, sehingga siswa bisa mencapai prestasi yang optimal.

Peraturan-peraturan merupakan upaya untuk kehidupan yang tertib dan tenang hingga keberlangsungan dan bagi anggota baru berkewajiban menyesuaikan dirinya. Oleh karena itu, penerapan sistem poin diterapkan disekolah diharapkan membentuk peserta didik yang disiplin bertanggung jawab sehingga, masalah pelanggaran pelanggaran moral terkurangi. Peraturan-peraturan di sekolah selalu dilengkapi dengan sanksi-sanksi tertentu, dengan adanya pemeberian berbentuk hukuman dan reward

Demikian informasi “Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin”

Baca Juga : Info Tips — DISINI

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel “Pelanggaran Dalam Pendidikan Melalui Sistem Poin” ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

11 Likes

Author: Putu Atmaka

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti yang mengabdikan diri di dunia pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *