Info Pendidikan Terbaru KARIR GURU Tahapan Memperoleh Sertifikat Pendidik di Tahun 2023

Tahapan Memperoleh Sertifikat Pendidik di Tahun 2023

Tahapan Memperoleh Sertifikat Pendidik di Tahun 2023

INFO PENDIDIKAN – Tahapan Memperoleh Sertifikat Pendidik di Tahun 2023

Sobat Pendidikan, berikut ini merupakan cara, syarat, dan tahapan yang perlu dilakukan oleh guru dalam memperoleh sertifikat pendidik di Tahun 2023.

Tentunya, sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program pendidikan profesi guru (PPG).

PPG merupakan program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat pendidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Pasal 1 butir 5 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar Pendidikan Guru.

Program PPG terbagi kedalam tiga kategori, yaitu PPG Dalam Jabatan, PPG Pra Jabatan, dan PPG Mandiri. Program ini dikhususkan untuk guru yang belum memiliki sertifikat pendidik. Melalui program ini, guru yang dinyatakan lulus seleksi akan mendapatkan sertifikat pendidik.

Program ini menyasar lulusan S1 atau D4 baik di bidang pendidikan maupun non pendidikan. Mahaiswa pada program ini akan mengikuti pendidikan selama satu tahun atau dua semester.

Pada program pendidikan tersebut, peserta didiknya akan mendapat pendidikan khusus untuk menguasai kompetensi seorang guru.

PPG Dalam Jabatan

Tahapan agar guru mendapatkan sertifikat pendidik di Tahun 2023 adalah dengan mendaftar pada program PPG Daljab.

Guru Dalam Jabatan dalam hal ini adalah guru yang diangkat sampai dengan tahun 2025. Adapun Guru Dalam Jabatan terdiri atas:

  1. Guru yang telah memiliki sertifikat pendidikan Guru penggerak;
  2. Guru yang telah mengikuti pendidikan dan latihan profesi Guru namun belum lulus ujian tulis nasional atau uji kompetensi pada akhir pendidikan dan latihan profesi Guru; dan
  3. Guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik yang tidak termasuk Guru sebagaimana dimaksud dalam poin satu dan dua.

Berikut persyaratan mengikuti PPG Daljab 2023 sebagaimana yang tertuang dalam Permendikbud No 54 Tahun 2022:

  • berstatus sebagai Guru Dalam Jabatan dan masih aktif melaksanakan tugas sebagai Guru selama 3 (tiga) tahun terakhir;
  • memiliki kualifikasi akademik Sarjana (S-l) atau Diploma Empat (D-IV);
  • memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
  • berusia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun pada tahun berkenaan;
  • sehat jasmani dan rohani;
  • bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya;
  • berkelakuan baik; dan
  • terdaftar pada sistem data pokok pendidikan Kementerian.
Baca Juga :  5 Strategi Ampuh untuk Lulus Pretest PPG 2023

Selain persyaratan, guru yang dinyatakan lulus harus mengikuti keseluruhan proses seleksi. Ada dua jenis seleksi, yaitu aeleksi administrasi dan seleksi akademik.

Jika sudah dinyatakan lulus, maka guru dalam jabatan akan diberikan pemberitahuan di SIM-PKB terkait keikutsertaan calon mahasiswa dengan mempertimbangkan kriteria sebagai berikut:

  • masa kerja yang paling lama;
  • usia paling tinggi;
  • satuan pendidikan yang berasal dari daerah khusus; dan
  • perolehan nilai hasil seleksi paling tinggi.

Lalu bagaimana dengan peserta yang tidak lulus seleksi akademik di tahun sebelumnya?

Bagi mahasiswa yang tidak lulus seleksi akademik, maka harus mengulang kembali pendaftaran atau dengan kata lain mengikuti keseluruhan proses.

Adapun bagi guru yang lulus seleksi akademik di tahun 2022 namun belum terpanggil, maka tinggal menunggu keikutsertaan saja, artinya tidak perlu daftar kembali.

Guru bisa login SIM-PKB dan menunggu giliran untuk dipanggil dalam keikutsertaan, lapor diri, konfirmasi kesediaan, dan lainnya.

Sementara itu, tahun 2023 ada aturan baru yaitu terdapat RPL atau mahasiswa tertentu tidak wajib menjalani proses PPG. Cukup mengikuti proses ujian saja.

Berikut adalah peserta yang mendapatkan rekognisi tersebut:

  1. Guru telah memiliki sertifikat pendidikan Guru penggerak yang dikeluarkan oleh Kemdikbud.
  2. Guru telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Kemdikbud.

Ini merupakan keistimewaan bagi guru yang memiliki sertifikat Guru Penggerak.

Adapun pengurangan SKS pada peserta PPG Dalam Jabatan dengan kualifikasi sebagai berikut:

  • Tenaga pendidik yang diangkat pada akhir tahun 2015, maka akan mendapatkan pengurangan SKS sejumlah 24 SKS.
  • Tenaga pendidik yang diangkat mulai 2016 hingga 2025, maka akan mendapatkan pengurangan SKS sebanyak 18 SKS.

PPG Prajabatan

PPG Prajabatan merupakan program unggulan yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek dalam rangka mewujudkan kebutuhan dan pemenuhan guru baik secara kualitas maupun kuantitas.

Program ini diperuntukkan khusus bagi mahasiswa yang baru lulus Strata 1 (S-1) atau Diploma IV (D-4). Mulai tahun 2022, PPG Pra Jabatan mengalami perubahan.

Berikut merupakan PPG Prajabatan dari situasi saat ini dengan arahan kebijakan baru, diantaranya yakni:

Baca Juga :  Jadwal Pelaksanaan Pretest PPG Kemenag Tahun 2022
  • Sebelumnya PPG Prajabatan dilakukan tanpa mempertimbangkan guru, sementara pada PPG Prajabatan model baru dilakukan berdasarkan kebutuhan guru.
  • Sebelumnya lulusan PPG Prajabatan tidak memiliki kepastian direkrut menjadi guru, sementara untuk kebijakan baru lulusan PPG Prajabatan memiliki kepastian direkrut menjadi guru.
  • Sebelumnya guru baru masih perlu mengikuti Pendidikan Profesi Guru karena PPG tidak menjadi syarat dalam rekrutmen guru, sementara untuk guru baru adalah lulusan Pendidikan Profesi Guru.
  • Lalu untuk program induksi guru pemula tidak dilaksanakan, sementara di PPG Prajabatan model baru induksi guru pemula terintegrasi dengan PPG.
  • Program praktik lapangan tidak memiliki relevansi yang kuat dengan kotenks mengajar guru pemula, sementara program Praktik lapangan PPG Prajabatan memiliki relevansi yang kuat karena dilakukan di sekolah tempat mengajar guru pemula akan ditugaskan.
  • Sebelumnya tidak terjalin sinergi yang optimal dalam perekrutan guru baru (antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, universitas dan sekolah), pada arahan kebijakan baru semua pemangku kepentingan bersinergi dalam perekrutan guru baru.

Syarat bagi calon mahasiswa PPG Pra Jabatan

Syarat mengikuti program PPG Pra Jabatan sebagai langkah memperoleh sertifikat pendidik di Tahun 2023 adalah sebagai berikut.

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Tidak atau belum pernah terdaftar sebagai Guru/Kepala Sekolah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Simpatika
  • Berusia paling tinggi 32 (tiga puluh dua) tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran
  • Memiliki ijazah dengan kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) atau terdata pada basis unit data unit Penyetaraan Ijazah Luar Negeri bagi lulusan perguruan tinggi di luar negeri
  • Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 (tiga koma nol nol)
  • Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani (diserahkan pada saat lapor diri)
  • Memiliki surat keterangan berkelakuan baik (diserahkan pada saat lapor diri)
  • Memiliki surat keterangan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) (diserahkan pada saat lapor diri)
  • Menandatangani pakta integritas

Mahasiswa yang mengambil PPG Prajabatan, tidak harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) dan tidak harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Mahasiswa juga dapat memilih LPTK atau Perguruan Tinggi yang diinginkan dengan catatan lembaga tersebut terdaftar sebagai pelaksana program PPG.

Baca Juga :  Jadwal PPG Daljab Tahun 2022 Kategori 2

Kisaran biaya program PPG Pra Jabatan

Biaya program ini kisaran Rp. 7.500.000 – Rp. 9.000.000 persemester dengan durasi satu tahun. Sebenarnya program ini terbagi kedalam dua jenis, yaitu PPG Pra Jabatan bersubsidi dan Program PPG Pra Jabatan Mandiri.

Perbedaannya adalah untuk program PPG Pra Jabatan bersubsidi; (a) maksimal 28 tahun, (b) belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama program berlangsung, dan (c) dari segi biaya program.

Tahapan program PPG Pra Jabatan

Langkah atau tahapan yang harus dilakukan ketika hendak mendaftar program PPG Pra Jabatan adalah sebagai berikut.

Melakukan pendaftaran pada laman pendaftaran.ppg.kemdikbud.go.id, kemudian membayar biaya pendafatarn kisaran Rp. 300.000. Selain itu, siapkan dokumen seleksi administrasi berupa:

  • Biodata mahasiswa (sesuai format PD DIKTI)
  • Pas foto 4×6
  • Scan kartu identitas KTP/SIM
  • Scan Ijazah S1 dan transkip nilai
  • Surat keterangan bebas NAPZA dari BNN
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani
  • Scan SKCK dari Kepolisian
  • Scan NPWP (bagi yang memiliki)
  • Tambahan persyaratan dari LPTK masing-masing

Jika mahasiswa dinyatakan lulus pemberkasan, maka berhak mengikuti seleksi akademik. Tahapan pada seleksi akademik adalah sebagai berikut.

1.Tes akademik sesuai mata kuliah

Pelaksanaan tes akademik umumnya dilaksanakan selama 90 menit dengan soal berjumlah 100 soal.

2. Tes minat, bakat dan kepribadian

  • Bentuk tes psikotes
  • Bentuk tes pedagogik

Pelaksanaan tes minat dan bakat biasanya dilaksanakan selama 2×60 menit dengan jumlah 400 soal dan dilaksanakan secara tatap muka.

3. Tes Wawancara

Tes wawancara biasanya dilaksanakan secara tatap muka pada LPTK atau Perguruan Tinggi yang telah dipilih.

Pengumuman seleksi akademik diumumkan di wabsite Perguruan Tinggi dan biasanya diumumkan satu minggu setelah tes dilaksanakan.

Jika mahasiswa dinyatakan lulus, mahasiswa wajib melakukan registrasi online dan melakukan lapor diri ke LPTK atau Perguruan Tinggi dengan membawa semua berkas yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Setelah itu, biasanya mahasiswa akan diarahkan untuk mengikuti program orientasi mahasiswa, yaitu pengarahan atau pembekalan pelaksanaan program sebelum melaksanakan kegiatan perkuliahan.

Demikian informasi “Tahapan Memperoleh Sertifikat Pendidik di Tahun 2023”.

Terima kasih sudah berkunjung, apabila artikel “Tahapan Memperoleh Sertifikat Pendidik di Tahun 2023” ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

https://naikpangkat.com/

Author: Putu Atmaka

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti yang mengabdikan diri di dunia pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *