Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagaimana Pohon Tiada Akan Tumbang Dipanah Halilintar, Baluhan Kulit Ada Di Batangnya

Arti Peribahasa Bagaimana Pohon Tiada Akan Tumbang Dipanah Halilintar, Baluhan Kulit Ada Di Batangnya

Arti Peribahasa Bagaimana Pohon Tiada Akan Tumbang Dipanah Halilintar, Baluhan Kulit Ada Di Batangnya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagaimana Pohon Tiada Akan Tumbang Dipanah Halilintar, Baluhan Kulit Ada Di Batangnya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagaimana pohon tiada akan tumbang dipanah halilintar, baluhan kulit ada di batangnya

Orang yang berteman dengan orang jahat pada akhirnya juga akan ikut terlibat dalam kejahatan. (baluhan = batang yang sudah berlubang)

Kesimpulan

Arti peribahasa bagaimana pohon tiada akan tumbang dipanah halilintar, baluhan kulit ada di batangnya adalah orang yang berteman dengan orang jahat pada akhirnya juga akan ikut terlibat dalam kejahatan. (baluhan = batang yang sudah berlubang)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagaimana pohon tiada akan tumbang dipanah halilintar, baluhan kulit ada di batangnya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Daun Mengenalkan Pohonnya

Siapa bermakan lada, ialah berasa pedas
Artinya : Barang siapa yang merasa bersalah, pasti akan tersinggung saat dibicarakan.

Gading pada gajah yang sudah keluar itu bolehkah dimasukkan pula?
Artinya :

  1. Raja (orang besar/mulia) yang telah turun derajatnya dan tidak mungkin meraih kembali martabatnya itu
  2. sesuatu yang sudah ditetapkan (undang-undang, keputusan, dsb) dan tidak bisa untuk diubah lagi.

Hitam seperti dawat
Artinya : Hitam berkilat-kilat

Takut dilanggar batang, jangan duduk di kepala pulau
Artinya : Jangan melakukan hal yang sulit bila tidak mau menanggung resikonya.

Mulut satu lidah bertopang
Artinya : Perkataan berbeda dengan isi hati

Zaman beralih musim bertukar
Artinya : Segala sesuatu hendaknya disesuaikan dengan keadaan zaman

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Pinang Belah Dua

Tanam ilalang tak akan tumbuh padi
Artinya : Perbuatan jahat tidak akan mendapatkan hasil yang baik karena suatu saat pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan perbuatannya.

Cengkeling bagai ular dipukul
Artinya : Geliang-geliut/menggeliat karena kesakitan.

Tak ada macan yang makan anaknya
Artinya : Tidak ada orang tua yang tega mencelakakan anak kandungnya.

Pecah buyung tempayan ada
Artinya : Tidak akan kekurangan perempuan (yang akan diambil untuk istri)

Bagai kacang direndang
Artinya : Suara yang tak putus-putus (tak henti-henti).

Menjaring angin
Artinya : Perbuatan yang sia-sia belaka

Bagai kerakap tumbuh di batu
Artinya : Hidup dalam kemelaratan. (kerakap = sejenis sirih tetapi tidak untuk dikonsumsi)

Yang sehasta takkan jadi sedepa
Artinya : Sesuatu yang sudah pasti dan tidak dapat diubah.

Pacet hendak menjadi ular
Artinya :

  1. Orang hina (miskin) berlaku sebagai orang besar (kaya)
  2. Berharapkan yang bukan-bukan
Baca Juga :  Arti Peribahasa Bayang-Bayang Tidak Sepanjang Badan

Seperti menating minyak penuh
Artinya :

  1. Diperlakukan dengan penuh kasih sayang (hati-hati dan sebagainya)
  2. Memperlakukan dengan sangat hati-hati (penuh kesayangan dan sebagainya)

Sungguh bersubang tiada berdara
Artinya : Seseorang yang berpenampilan baik, namun hatinya jahat.

Amra disangka kedondong
Artinya : Sesuatu yang baik disangka buruk hanya karena terlihat rupanya sama. (amra = sejenis mangga)

Sepasin dapat bersiang
Artinya : Mendapat keuntungan tidak dengan sengaja

Sekepal menjadi gunung, setitik menjadi laut
Artinya :

  1. Dari sedikit menjadi banyak
  2. Perkara yang kecil dibesar-besarkan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagaimana Pohon Tiada Akan Tumbang Dipanah Halilintar, Baluhan Kulit Ada Di Batangnya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *