Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ganti Hidup Berkeredaan, Ganti Mati Berkebulatan

Arti Peribahasa Ganti Hidup Berkeredaan, Ganti Mati Berkebulatan

Arti Peribahasa Ganti Hidup Berkeredaan, Ganti Mati Berkebulatan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ganti Hidup Berkeredaan, Ganti Mati Berkebulatan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ganti hidup berkeredaan, ganti mati berkebulatan

Mencari pengganti seorang pimpinan harus melalui musyawarah dan mufakat. (reda = rela, senang hati)

Kesimpulan

Arti peribahasa ganti hidup berkeredaan, ganti mati berkebulatan adalah mencari pengganti seorang pimpinan harus melalui musyawarah dan mufakat. (reda = rela, senang hati)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ganti hidup berkeredaan, ganti mati berkebulatan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Laksana Apung Dipermainkan Gelombang

Kulai-balai bagai cangkul sisa pengait
Artinya : Orang yang lemah lembut gerak-geriknya. (kulai-balai = tergantung lemah, terayun-ayun)

Masa lagi rebunglah hendak dilentur, jangan dinantikan sampai menjadi buluh
Artinya : Pada waktu masih kecilah anak sebaiknya dididik dengan baik, jangan ditunggu hingga sudah besar.

Terlindung oleh sanggul
Artinya : Isteri yang lebih berkuasa dibandingkan suaminya.

Bagai dakwat dengan kertas
Artinya :

  1. Tak pernah bercerai
  2. sangat cocok.

Tak berasak lenggang di ketiak
Artinya : Tidak ada perubahan sama sekali.

Ikut hati mati, ikut rasa binasa, ikut mata leta
Artinya : Orang yang hanya menuruti hawa nafsunya pada akhirnya akan mengalami kesulitan.

Masin lagilah garam sendiri
Artinya : Sanak saudara atau kerabat lebih dipentingkan/diutamakan dibandingkan orang lain.

Hidup seperti musang
Artinya : Tentang orang jahat (pencuri) yang pada siang hari tidak kelihatan tetapi pada malam hari merayap mencari mangsanya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sudah Uban Baru Berguam

Kepala yu, ekor babi
Artinya :

  1. Suka berpura-pura
  2. bermuka dua.

Cupak sudah tertegak, suri sudah terkembang
Artinya : Telah lama adat berdiri tentang tiap-tiap pekerjaan yang ada.

Maling berteriak maling
Artinya : Mendahului orang menyerahkan suatu kesalahan (kejahatan) supaya tidak dituduh orang

Rupa yang tak dapat diubah, tabiat dapat diubah
Artinya : Tabiat seseorang dapat diubah dengan cara manasihatinya secara terus-menerus, sedangkan raga seseorang tidak dapat diubah.

Marahkan pijat kelambu dibakar, tidur terdedah
Artinya : Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.

Kering tempayan, cebok pun jauhlah
Artinya : Setelah harta orang tuanya habis, anak-anaknya pun menjauhkan diri.

Kalau bunga bukan sekuntum
Artinya : Lelaki atau perempuan bukan/tidak hanya seorang diri di dunia ini.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kuah Sama Dihirup, Sambal Sama Dicolek

Sama lebur sama binasa
Artinya : Bersahabat sehidup semati

Lidah tak bertulang
Artinya : Mudah saja mengatakan (menjanjikan) sesuatu yang berat adalah melaksanakannya

Tersesak padang ke rimba ke tebing
Artinya : Sudah habis akal (tidak berdaya lagi)

Tergali pada bejana emas
Artinya : Tertarik pada keuntungan besar.

Sebagai di rumah induk bako
Artinya : Merasa senang dan aman

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ganti Hidup Berkeredaan, Ganti Mati Berkebulatan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *