Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kita Baru Mencapai Pengayuh, Orang Sudah Tiba Ke Seberang

Arti Peribahasa Kita Baru Mencapai Pengayuh, Orang Sudah Tiba Ke Seberang

Arti Peribahasa Kita Baru Mencapai Pengayuh, Orang Sudah Tiba Ke Seberang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kita Baru Mencapai Pengayuh, Orang Sudah Tiba Ke Seberang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang

Orang yang bijaksana selalu lebih dulu mencapai maksudnya/tujuannya.

Kesimpulan

Arti peribahasa kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang adalah orang yang bijaksana selalu lebih dulu mencapai maksudnya/tujuannya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Malu Berani, Mati Takut

Ada udang berudang di balik batu
Artinya : Ada suatu maksud yang tersembunyi

Berani sendok pengedang, air hangat direnanginya
Artinya : Perihal orang berani, tetapi bodoh

Hendak megah, berlawan lebih
Artinya : Makin banyak musuh makin besar kemasyhurannya

Ijuk tak bersagar lunak tak berbatu
Artinya : Seseorang yang tidak ada sanak saudaranya yang dimalui (ditakuti) orang

Kuat ketam karena sepit
Artinya : Seseorang ditakuti hanya selama ia berkuasa

Tidak ada orang menggaruk ke luar badan
Artinya : Biasanya orang berpihak kepada kaum keluarganya (golongannya) apabila ada perselisihan

Dimana kayu bengkok, disanalah musang meniti
Artinya :

  1. Dimana tempat yang tidak dijaga dengan baik maka disanalah pencuri datang
  2. orang yang lengah akan mendapat bencana
  3. orang yang bodoh akan dengan mudah ditipu.

Kerbau turun berendam ki
Artinya : Waktu pukul lima petang

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Jangan Bagai Orang Patah Selera, Banyak Makan

Seperti air basuh tangan
Artinya : Sesuatu yang mudah didapat

Hujan emas perak di negeri orang, hujan keris lembing di negeri kita, baik juga di negeri kita
Artinya : Walau bagaimanapun mewah dan makmurnya negeri orang, namun negeri sendirilah yang lebih baik.

Seperti embun di daun keladi
Artinya :

  1. Orang yang tidak mempunyai pendirian yang tetap
  2. selalu berubah-ubah
  3. goyah.

Berani malu, takut mati
Artinya : Berani melakukan pekerjaan terlarang, setelah ketahuan baru menyesal

Untung batu tenggelam
Artinya : Tidak ada seorang pun yang dapat menghindar dari takdir.

Malu makan, perut lapar
Artinya : Segan/enggan untuk berusaha maka tidak akan memperoleh kemajuan/keuntungan/kesenangan.

Seperti polong kena sembur
Artinya : Berlari cepat-cepat karena ketakutan dan sebagainya

Kehendak kucinglah bertemu dengan panggang
Artinya : Orang yang bertemu (melihat) sesuatu yang digemarinya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Janda Berhias

Melakak kucing di dapur
Artinya : Berbuat aniaya dengan cara yang mudah

Seikat diulas, panjang dikerat
Artinya : Jika membagi sesuatu, hendaknya dibagi dengan sama rata.

Diapit tidak bersanggit, ditambat tidak bertali
Artinya :

  1. Isteri yang tidak dipelihara/dijaga oleh suaminya, tetapi juga tidak diceraikan
  2. seorang isteri yang hidup diluar nikah. (sanggit = geser, gosok)

Disigai sampai ke langit
Artinya : Diselidiki/diperiksa dengan saksama/teliti.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kita Baru Mencapai Pengayuh, Orang Sudah Tiba Ke Seberang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *