Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Maksud Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai

Arti Peribahasa Maksud Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai

Arti Peribahasa Maksud Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Maksud Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai

Ingin akan sesuatu yang besar tetapi tidak berdaya (karena kekurangan akal dan alat) untuk meraihnya/mendapatkannya.

Kesimpulan

Arti peribahasa maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai adalah ingin akan sesuatu yang besar tetapi tidak berdaya (karena kekurangan akal dan alat) untuk meraihnya/mendapatkannya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Padi Hendakkan Dedak, Bagai Laki Hendakkan Gendak

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama
Artinya : Orang baik akan selalu meninggalkan nama baik, sedangkan orang jahat akan meninggalkan nama buruk

Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang
Artinya : Orang yang bijaksana selalu lebih dulu mencapai maksudnya/tujuannya.

Hilang bahasa lenyap bangsa
Artinya :

  1. Jika suatu bahasa persatuan sudah tidak terpakai lagi maka lambat-laun hilanglah bangsa itu
  2. hilang budi bahasa, maka hilang pula derajat diri.

Seludang menolak mayang
Artinya : Telah kelihatan/diketahui isi hatinya.

Angus tiada berapi, karam tiada berair
Artinya : Menderita kesusahan karena kematian atau kehilangan kekasih. (angus = hangus)

Seperti limau masak seulas
Artinya : (orang) yang menonjol di antara saudara-saudaranya (lebih pandai, kaya, dan sebagainya)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Disuruh Dituruti, Berserah Sekehendak Hati

Belalang hendak menjadi elang
Artinya : Orang bodoh (hina) berlaku seperti orang pandai (terhormat)

Susu di dada tak dapat dielakkan
Artinya : Apa yang telah digariskan oleh Tuhan tidak akan dapat ditolak manusia.

Takaran sudah hampir punuh
Artinya : Sudah sangat tua/renta.

Kuman beri bertali
Artinya : Melakukan sesuatu yang tidak mungkin

Hendak memikat balam, balam jugalah penunggunya
Artinya : Hendak mencari orang pandai, maka orang yang pandai pulalah yang tahu cara mencarinya.

Seperti ikan baung dekat pemandian
Artinya : Amat rakus (segala sesuatu yang ada dimakan)

Berpesan berturuti, harap ada percaya tidak
Artinya : Mempercayakan sesuatu kepada seseorang, tetapi tidak dengan sepenuh hati.

Tidur bertilam pasir
Artinya : Tidur di mana saja (karena tidak bertempat tinggal)

Hang tak kurang sanggul, aku tak kurang tengkolok
Artinya : Hilang satu, ada lagi pengganti yang lain (tentang lelaki dan perempuan).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Aur Ditanam, Betung Tumbuh

Sepuluh kapal datang, anjing pun bercawat ekor
Artinya : Perihal orang yang mempertahankan tradisi dan tidak mau diajak maju/berubah.

Jangan puntung berasap jua
Artinya : Janganlah mengungkit-ungkit perselisihan/perkara yang sudah diselesaikan.

Seperti gadis sudah berlaki
Artinya : Anak perawan yang tingkah lakunya kurang baik (pemalas, pengotor, dan sebagainya)

Membasuh najis dengan malu
Artinya : Membuang malu dengan jalan yang lebih hina

Tidak masuk buku
Artinya : Tidak masuk dalam hitungan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Maksud Hati Memeluk Gunung, Apa Daya Tangan Tak Sampai”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *