Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sebagai Di Rumah Induk Bako

Arti Peribahasa Sebagai Di Rumah Induk Bako

Arti Peribahasa Sebagai Di Rumah Induk Bako

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sebagai Di Rumah Induk Bako

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sebagai di rumah induk bako

Merasa senang dan aman

Kesimpulan

Arti peribahasa sebagai di rumah induk bako menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah merasa senang dan aman

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sebagai di rumah induk bako, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Seperti burung gagak pulang ke benua
Artinya : Keadaan dan sifatnya tetap saja meskipun telah jauh merantau

Laksana apung dipermainkan gelombang
Artinya : Hidup melarat di negeri asing/rantauan.

Disigai sampai ke langit tinggi disigai, besar ditebang
Artinya :

  1. Suatu perkara diselidiki secara tuntas
  2. Diselidiki (diusut) sebaik-baiknya

Jauh panggang dari api
Artinya :

  1. Tindakan yang tidak sesuai dengan maksudnya
  2. Tawaran yang jauh di bawah harga
  3. Tidak kena
  4. Tidak benar (tentang jawaban, sindiran)
  5. Banyak bedanya

Nak tahu jahat orang tanyakan kepada seterusnya, nak tahukan baik orang tanyakan kepada sahabatnya
Artinya : Kejahatan dapat diketahui dari musuh, sedangkan kebaikan dapat diketahui dari sahabat.

Perahu bertambatan, dagang bertepatan
Artinya : Usaha dagang yang teratur dan sesuai tempatnya

Ditiarapkan tiada keluar, ditelentangkan tiada masuk
Artinya : Menghadapi suatu perkara/permasalahan yang sangat sulit.

Tak tanduk telinga dipulas
Artinya : Tindakan apa pun dilakukan asal dapat merugikan lawan (membalas dendam)

Bagai bulan penuh mengambang di kaki awan
Artinya : Perempuan cantik yang sedang keluar rumah.

Lagi ada jangan dimakan, sudah habis baru dimakan
Artinya : Sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu

Kalau kucing tiada bermisai, takkan ditakuti tikus lagi
Artinya : Orang besar/berkuasa yang sudah tidak berpangkat/memiliki jabatan, tidak akan ditakuti lagi.

Laksana bunga dedap, sungguh merah berbau tidak
Artinya : Orang yang rupanya elok, tetapi tidak berbudi bahasa

Bercabik kulit belumlah tentu, bercabik kain bolehlah
Artinya : Hasil yang belum dapat diharapkan walaupun sudah dikerjakan dengan susah payah.

Ke mudik tentu hulunya, ke hilir tentu muaranya
Artinya : Suatu maksud atau niat hendaklah tentu wujud atau tujuannya

Kerbau tanduk panjang, tiada menanduk pun dikata orang menanduk juga
Artinya : Orang yang sudah terkenal kejahatannya.

Telunjuk lurus, kelingking berkait
Artinya :

  1. Lahirnya baik, tetapi batinnya jahat
  2. Lahirnya tampak baik, tetapi di dalam hatinya terkandung maksud jahat
  3. Pada lahirnya kelihatan baik, tetapi dalam hati tampak busuk

Kucing lalu, tikus tiada berdecit lagi
Artinya : Apabila ada orang yang ditakuti, maka orang-orang yang sedang ribut (suka ribut) akan diam.

Air tenang biasa menghanyutkan
Artinya : Orang yang pendiam biasanya banyak pengetahuannya

Gayung bersambut, kata berjawab
Artinya :

  1. Menangkis serangan orang
  2. Menjawab (melayani) perkataan orang

Mati se ladang
Artinya : Beristri seorang saja

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sebagai Di Rumah Induk Bako”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *