Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Terbakar Kampung Kelihatan Asap, Terbakar Hati Siapa Tahu

Arti Peribahasa Terbakar Kampung Kelihatan Asap, Terbakar Hati Siapa Tahu

Arti Peribahasa Terbakar Kampung Kelihatan Asap, Terbakar Hati Siapa Tahu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Terbakar Kampung Kelihatan Asap, Terbakar Hati Siapa Tahu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Terbakar kampung kelihatan asap, terbakar hati siapa tahu

Isi hati orang lain sulit untuk ditebak

Kesimpulan

Arti peribahasa terbakar kampung kelihatan asap, terbakar hati siapa tahu adalah isi hati orang lain sulit untuk ditebak

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa terbakar kampung kelihatan asap, terbakar hati siapa tahu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Cencang putus, biang tembuk
Artinya : Keputusan yang bersifat mengikat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Menepung Tiada Betas

Seperti pinggan dengan mangkuk salah sedikit hendak berantuk
Artinya : Perselisihan antara suami istri atau kaum keluarga merupakan hal yang biasa

Secupak tak jadi segantang
Artinya : Sesuatu yang tetap dan tidak dapat diubah lagi

Payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi
Artinya : Setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya

Adat rimba raya, siapa berani ditaati
Artinya : Orang yang menyelesaikan masalah hanya menggunakan kekuatannya, bukan akalnya.

Seperti sirin pulang ke gagangnya
Artinya :

  1. Kembali pada keadaan aslinya
  2. seperti semula.

Usul menunjukkan asal
Artinya :

  1. Kelakuan (budi bahasa) seseorang menunjukkan asal keturunannya
  2. Dari tingkah laku (tabiat) dapat kita ketahui asalnya (tinggi rendahnya derajat dan sebagainya)
Baca Juga :  Arti Peribahasa Bawa Resmi Padi, Makin Berisi Makin Tunduk

Ada batang mati, ada cendawan tumbuh
Artinya : Dimanapun kita tinggal, akan ada rezeki untuk kita.

Mengusir asap, meninggalkan api
Artinya : Mencari sesuatu yang kurang penting dan meninggalkan yang lebih penting

Sambang jala terletak, laut kering terhempas
Artinya : Suatu usaha yang sudah berhasil.

Dalam berselam, dangkal berjingkat
Artinya : Penghasilan yang dipadakan/dicukupkan.

Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar
Artinya : Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)

Awal dikenal di akhir tidak, alamat badan akan rusak
Artinya : Orang yang tidak berhati-hati dalam melakukan pekerjaannya, pada akhirnya akan menyesal dan kecewa.

Seperti mayang terurai
Artinya : Rambut wanita yang bagus sekali.

Terikat kaki tangan
Artinya : Tidak bebas (berkuasa) lagi

Pipit menelan jagung
Artinya : Mendapat kesusahan karena hendak menyamai orang kaya (besar dan sebagainya)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Yang Jauh Berpanggilan, Yang Dekat Berimbauan

Langit menyungkup kepala
Artinya : Sesuatu yang tidak dapat diatasi lagi.

Musang terjun, lantai terjungkat
Artinya : Terdapat tanda-tanda kejahatan yang telah diperbuat

Jangan bersandar di punggur
Artinya : Tidak ada faedahnya mencari perlindungan pada orang yang sudah tidak berkuasa.

Rusak anak oleh menantu
Artinya : Orang yang kita kasihi merusakkan harta yang kita berikan kepadanya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Terbakar Kampung Kelihatan Asap, Terbakar Hati Siapa Tahu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *