Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Umpama Buah Kepayang, Dimakan Mabuk Dibuang Sayang

Arti Peribahasa Umpama Buah Kepayang, Dimakan Mabuk Dibuang Sayang

Arti Peribahasa Umpama Buah Kepayang, Dimakan Mabuk Dibuang Sayang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Umpama Buah Kepayang, Dimakan Mabuk Dibuang Sayang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Umpama buah kepayang, dimakan mabuk dibuang sayang

Sesuatu yang sangat disayangi, tetapi bersifat merusak.

Kesimpulan

Arti peribahasa umpama buah kepayang, dimakan mabuk dibuang sayang adalah sesuatu yang sangat disayangi, tetapi bersifat merusak.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa umpama buah kepayang, dimakan mabuk dibuang sayang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Seperti pungguk merindukan bulan
Artinya : Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tidak terbalas

Belanga kurang, periuk yang melebih-lebih
Artinya : Orang (bagian dari kelompok) yang tidak ikut berusaha (sebaliknya orang lain yang bersusah payah).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Termakan Hati Pukang

Mengambil bungkal kurang
Artinya : Merasa tersinggung oleh perkataan orang lain

Dari lecah lari ke duri
Artinya : Menghindarkan diri dari kesukaran, mendapat yang lebih besar

Rebung tidak jauh dari rumpun
Artinya : Tabiat anak tidak jauh berbeda dari tabiat orang tuanya

Merantau di sudut dapur, merantau ke ujung bendul
Artinya : Pergi mencari penghidupan ke tempat yang tidak berapa jauh

Laksana buah masak lum, dihinggut perdu luruh sendiri
Artinya : Orang tua yang sudah uzur sewaktu-waktu mungkin akan mendapatkan sakit keras. (lum = ranum)

Tampak benar lurah tak berbatu, ijuk tak bersagar
Artinya : Orang miskin yang sering mendapatkan penghinaan dari orang lain.

Hati bagai pelepah, jantung bagai jantung pisang
Artinya : Orang yang tidak berperasaan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Banyak Makan Garam

Hidung tak mancung, pipi tersorong-sorong
Artinya : Orang yang tidak turut campur dalam suatu pekerjaan menjadi susah dan yang patut susah berdiam diri

Ke sawah tidak berlubuk, ke ladang tidak berarang
Artinya :

  1. Mendapat untung dan sebagainya tidak dengan bersusah payah
  2. Tercapai maksudnya

Rupa harimau, hati tikus
Artinya : Kelihatannya gagah berani, tetapi sebenarnya penakut

Salah cotok berkerudung paruh, salah telan belah perut
Artinya : Berat dan ringannya suatu hukuman disesuaikan dengan perbuatannya.

Seperti menanti orang dahulu, mengejar orang kemudian
Artinya : Perbuatan yang sia-sia

Malu bertanya sesat di jalan malu berdayung perahu hanyut, malu makan perut lapar
Artinya : Kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan

Dari telaga yang jernih, tak akan mengalir air yang keruh
Artinya : Dari sifat orang yang mulia, tidak akan muncul budi bahasa dan perilaku yang kasar/tidak baik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Udang Bertahi Di Kepala

Tengah tapak bayang-bayang
Artinya : Tengah hari tepat

Sayap singkat, terbang hendak jauh
Artinya : Hendak berbuat sesuatu yang melebihi kemampuan

Masa lagi rebunglah hendak dilentur, jangan dinantikan sampai menjadi buluh
Artinya : Pada waktu masih kecilah anak sebaiknya dididik dengan baik, jangan ditunggu hingga sudah besar.

Seberat-beratnya beban, laba jangan ditinggalkan
Artinya : Betapa pun beratnya suatu pekerjaan, janganlah ditinggalkan karena suatu saat pasti akan memberikan keuntungan yang besar.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Umpama Buah Kepayang, Dimakan Mabuk Dibuang Sayang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *