Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Digenggam Takut Mati, Dilepaskan Takut Terbang

Arti Peribahasa Digenggam Takut Mati, Dilepaskan Takut Terbang

Arti Peribahasa Digenggam Takut Mati, Dilepaskan Takut Terbang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Digenggam Takut Mati, Dilepaskan Takut Terbang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang

Rasa gelisah, khawatir kacau-balau

Kesimpulan

Arti peribahasa digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah rasa gelisah, khawatir kacau-balau

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Berbilang dari esa, mengaji dari alif
Artinya : Jika mengerjakan sesuatu hendaknya dimulai dari permulaan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jika Bunga Tak Hendak Dipersunting, Boleh Dibuat Peraksi Kain

Memancing dalam belanga
Artinya : Mencari keuntungan dalam lingkungan keluarga (kawan sendiri)

Besar kayu besar bahannya besar periuk besar keraknya
Artinya : Banyak penghasilan banyak pula belanjanya

Berlayar atas angin
Artinya : Mendapat bantuan atau sokongan orang lain

Ucap habis niat sampai
Artinya : Semua yang dikatakan langsung dilaksanakan

Biar kalah sabung asalkan menang sorak
Artinya : Biar harta habis asal hati senang (puas)

Main akal
Artinya : Menggunakan tipu daya.

Bergalah ke hilir tertawa buaya, bersuluh di bulan terang tertawa harimau
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Meremas santan di kuku
Artinya : Meminta sesuatu kepada orang yang tidak punya (menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh)

Nyawa bergantung di hujung kuku
Artinya :

  1. Berada dalam keadaan yang sangat berbahaya
  2. sangat rentan.
Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Selama Air Hilir, Selama Gagak Hitam

Belut pulang ke lumpur
Artinya : Kembali ke asalnya.

Ayam tambat disambar elang, padi ditanam tumbuh ilalang
Artinya : Orang yang tertimpa masalah dimana pun ia berada.

Habis beralur maka beralu-alu
Artinya : Jika dengan jalan musyawarah tidak dicapai kata sepakat, maka barulah dengan jalan kekerasan

Licin bagai belut
Artinya : Cerdik dan licik sehingga susah menghadapinya (menangkapnya)

Bagai mengatai tunggak
Artinya : Memberikan nasihat kepada orang yang tidak mau mendengarkan. (tunggak = tunggul)

Niat hati nak peluk gunung, apakan daya tangan tak sampai
Artinya : Menginginkan sesuatu yang besar tetapi tidak berdaya untuk meraihnya karena kekurangan akal dan alat.

Kuat akar karena tunjang, kuat tunjang karena akar
Artinya : Kelebihan seseorang itu karena suka bermufakat satu sama lain.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hitam, Hitam Tahi Minyak Dimakan Juga, Putih-Putih Ampas Kelapa Dibuang

Tahan jerat di tempat genting
Artinya : Suatu perkara yang sangat besar.

Hutang samir belum selesai, hutang kajang tumbuh pula
Artinya : Hutang yang dulu belum dibayar, tetapi sekarang berhutang lagi. (kajang =benda yang dianyam dari daun nipah)

Tajam lidah daripada pedang
Artinya : Ucapan seseorang dapat lebih menyakitkan dibandingkan dengan tersayat senjata tajam.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Digenggam Takut Mati, Dilepaskan Takut Terbang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *