Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai

Arti Peribahasa Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai

Arti Peribahasa Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai

Orang yang hidup hemat akan menjadi kaya, orang rajin belajar akan menjadi pandai

Kesimpulan

Arti peribahasa hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang hidup hemat akan menjadi kaya, orang rajin belajar akan menjadi pandai

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hitam-hitam Bendi, Putih-putih Sadah

Garam di laut, asam di gunung bertemu dalam belanga juga
Artinya : Laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya

Bakar tak berapi
Artinya : Mencintai/menyukai secara diam-diam.

Kecubung berulam ganja
Artinya : Sama jahatnya. (kecubung = sejenis tumbuhan yang bijinya memabukkan)

Dimana ranting dipatah, disitu air disauk
Artinya : Hendaklah patuh pada adat dan aturan yang berlaku di tempat yang kita kunjungi/tinggali.

Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam
Artinya : Sebagai orang yang masih muda harus belajar menahan emosi, sebagai orang yang sudah tua harus memberikan kesempatan bagi yang lebih muda.

Gajah dialahkan oleh pelanduk
Artinya :

  1. Orang berkuasa yang dikalahkan oleh orang kecil/rendahan
  2. perempuan bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.

Perut panjang sejengkal
Artinya : Merasa kecewa (tidak senang)

Seumur-umur belum pernah megalami
Artinya : Belum pernah sekalipun merasakan atau mengalami.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Gadai Terdorong Ke Pajak, Sehari Sebulan Juga

Berani hilang tak hilang, berani mati tak mati
Artinya : Melakukan pekerjaan hendaklah jangan tanggung-tanggung atau takut-takut

Umpama anjing makan muntahnya
Artinya : Orang yang tamak dan tidak memilih apa yang akan diperbuatnya.

Bagai tokak lekat di kening
Artinya : Rasa malu yang tak dapat disembunyikan.

Yang pipit sama pipit, yang enggang sama enggang
Artinya :

  1. Bergolong-golong menurut derajat atau pangkat masing-masing
  2. Persahabatan (perjodohan) baru sempurna kalau sama tingkat derajatnya

Pucuk layu disiram hujan
Artinya : Orang susah mendapat kesenangan

Asal kuda dari kuda, asal keledai dari keledai
Artinya : Sifat dari keturunan tentu berasal dari kedua orang tuanya, baik ataupun buruk sifat tersebut.

Bertemu mura dengan tedung
Artinya : Sama-sama pandai (kuat dan sebagainya)

Sudah terantuk baru tengadah
Artinya :

  1. Sesudah merugi (menderita kecelakaan) baru sadar
  2. Baru ingat sesudah merugi
Baca Juga :  Arti Peribahasa Berebut Lontong Tanpa Isi

Berkain tiga hasta, berkain tak cukup sebelit pinggang, tak berkain sehelai benang
Artinya : Serba kekurangan (miskin sekali)

Dikulum menjadi manikam, dimuntahkan menjadi sekam
Artinya : Lebih baik diam daripada terlalu banyak membicarakan hal yang tidak diketahui akar permasalahannya.

Tidak berluluk mengambil cekarau
Artinya : Mendapat untung tidak dengan bersusah payah

Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah
Artinya : Hemat dan cermat mendatangkan kesenangan, sedangkan boros dan mubazir mendatangkan kesulitan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hemat Pangkal Kaya, Rajin Pangkal Pandai”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

5 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *