Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Hidup Kayu Berbuah, Hidup Manusia Biar Berjasa

Arti Peribahasa Hidup Kayu Berbuah, Hidup Manusia Biar Berjasa

Arti Peribahasa Hidup Kayu Berbuah, Hidup Manusia Biar Berjasa

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Hidup Kayu Berbuah, Hidup Manusia Biar Berjasa

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa

Pada waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat

Kesimpulan

Arti peribahasa hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pada waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Digantungkan Tinggi, Digalikan Dalam

Tak menghangat mendingin
Artinya : Tidak menghiraukan/tidak peduli.

Seperti kuda lepas dari pingitan
Artinya :

  1. Sangat girang karena dapat bebas (lepas) dari kungkungan
  2. Seseorang yang merasa gembira sekali karena bebas dari larangan, kungkungan, dan sebagainya

Bergantung pada tali rapuh
Artinya : Menyandarkan hidupnya pada orang (jabatan, pekerjaan, dan sebagainya) yang lemah atau tidak tetap

Cacing hendak menjadi naga
Artinya : Orang hina hendak menyamai orang besar

Seperti talam dua muka
Artinya :

  1. Bermuka dua
  2. mendua.

Hutang kayu ara
Artinya : Hutang yang tidak mungkin untuk dibayar.

Bagai besi dengan penempa
Artinya : Orang lemah yang berada di bawah kuasa orang kuat/mampu.

Cium tapak tangan, berbaukah atau tidak?
Artinya : Lihatlah diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencela orang lain.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bertabur Bijan Ke Tasik

Sama merah, dalam hati ditail sama berat
Artinya : Sudah cocok benar (tentang suami istri)

Biar dahi berluluk asal tanduk mengena
Artinya : Apa pun akan dilakukan asal maksud tercapai

Kusut di hujung dengan pangkal, karena salah memulai
Artinya : Seluruh pekerjaan menjadi rusak karena salah permulaan.

Hangat tiada berapi, sejuk tiada berair
Artinya : Orang jahat, walaupun diberikan kesenangan, namun kalau sudah mendapatkan kesempatan, pasti akan diulanginya lagi perbuatan jahatnya itu.

Entak sedegam, langkah sepijak
Artinya :

  1. Seia-sekata
  2. sepakat. (degam = bunyi gemuruh)

Sudah arang-arang hendak minyak pula
Artinya : Sesudah dicemarkan nama seseorang, hendak bermanis-manis pula kepada orang itu

Hendaklah seperti tembikar, pecah satu pecah semuanya
Artinya :

  1. Hendaklah hidup dalam persatuan
  2. senang sama senang, susah sama susah.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Hinggap Saja Bagai Langau

Macam betung seruas
Artinya :

  1. Terlalu jujur
  2. lurus hati.

Daripada segenggam jadi segantang
Artinya : Bernasib baik/mujur.

Bukan tanahnya menjadi padi
Artinya : Bukan tampannya yang akan menjadi orang baik-baik

Si bungsu pengindang antah
Artinya : Anak yang tidak dapat dimanjakan, karena hidup miskin.

Sebagai di rumah induk bako
Artinya : Merasa senang dan aman

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hidup Kayu Berbuah, Hidup Manusia Biar Berjasa”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *