Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Untung Bagai Roda Pedati, Sekali Ke Bawah Sekali Ke Atas

Arti Peribahasa Untung Bagai Roda Pedati, Sekali Ke Bawah Sekali Ke Atas

Arti Peribahasa Untung Bagai Roda Pedati, Sekali Ke Bawah Sekali Ke Atas

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Untung Bagai Roda Pedati, Sekali Ke Bawah Sekali Ke Atas

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Untung bagai roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas

Nasib seseorang selalu bertubah.

Kesimpulan

Arti peribahasa untung bagai roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas adalah nasib seseorang selalu bertubah.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa untung bagai roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Sudah terantuk baru tengadah
Artinya :

  1. Sesudah merugi (menderita kecelakaan) baru sadar
  2. Baru ingat sesudah merugi
Baca Juga :  Arti Peribahasa Belayar Bernakhoda, Berjalan Dengan Yang Tua, Berkata Dengan Yang Pandai

Santan masak pasu, ampasnya tumpah ke tanah
Artinya : Orang tua yang membeda-bedakan perlakuannya terhadap anak-anaknya.

Jika hendak bertanam sayur buangkanlah rumput
Artinya : Jika ingin hidup rukun, maka lakukanlah perbuatan yang baik kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat.

Akik disangka batu
Artinya : Sesuatu yang bersifat menghina.

Anak harimau jangan dibela pelihara
Artinya : Jangan berbuat baik dengan orang yang suka berbuat jahat.

Diam-diam ubi berisi
Artinya : Pendiam atau diam, tetapi berpikir atau banyak pengetahuannya

Bagai membelah betung
Artinya : Pendirian yang berat sebelah.

Terapung tak hanyut, tenggelam tak basah
Artinya : Perkara yang tidak pernah berakhir.

Ingat-ingat yang di atas, yang di bawah akan menimpa
Artinya : Orang yang sedang berkuasa/memimpin hendaklah berhati-hati menjalankan kewajibannya, jangan sampai menyusahkan orang-orang kecil/rakyat jelata yang sewaktu-waktu mungkin akan menentang balik karena perilaku pemimpinnya yang tidak baik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sungguh Bersubang Tiada Berdara

Air surut kapar hilir bersama, air pasang ia tersangkut
Artinya : Di dalam usaha yang tidak menguntungkan, diajak bersama-sama, dan apabila usaha itu berhasil, ditinggalkan.

Dahi sehari bulan
Artinya : Dahi yang elok bentuknya

Sepesan anak beranak, anaknya beranak menggigit pula
Artinya : Cepat sekali berkembang biak (bertambah banyak)

Mumbang ditebuk tupai
Artinya : Dikatakan kepada anak perempuan yang masih kecil, tetapi sudah rusak

Zaman beralih musim bertukar
Artinya : Segala sesuatu hendaknya disesuaikan dengan keadaan zaman

Satu sangkar dua burung
Artinya : Dua orang perempuan sama-sama menghendaki seorang laki-laki

Tersaukkan ikan suka, tersakkan batang masam
Artinya : Jika mendapatkan keuntungan, bersenang-senang, sedangkan jika mendapatkan kerugian, sedihnya bukan kepalang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Langit Akan Disigai, Tebat Akan Disiar

Nasi tak dingin, pinggan tak retak
Artinya : Cermat dalam melakukan suatu pekerjaan.

Kerat rotan, patah arang
Artinya :

  1. Telah putus sama sekali
  2. Tidak dapat didamaikan lagi

Bagai gadis jolong menumbuk
Artinya : Rajin dan bersungguh-sungguh.

Sayang di anak dilecut, sayang negeri ditinggalkan
Artinya : Memberikan kasih sayang kepada anak, bukan berarti memanjakannya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Untung Bagai Roda Pedati, Sekali Ke Bawah Sekali Ke Atas”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *