Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Macam Daun Terap, Bunyinya Degah-deguh, Degah-deguh Jatuh Ke Bawah

Arti Peribahasa Macam Daun Terap, Bunyinya Degah-deguh, Degah-deguh Jatuh Ke Bawah

Arti Peribahasa Macam Daun Terap, Bunyinya Degah-deguh, Degah-deguh Jatuh Ke Bawah

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Macam Daun Terap, Bunyinya Degah-deguh, Degah-deguh Jatuh Ke Bawah

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Macam daun terap, bunyinya degah-deguh, degah-deguh jatuh ke bawah

Orang bodoh yang terlalu banyak membual.

Kesimpulan

Arti peribahasa macam daun terap, bunyinya degah-deguh, degah-deguh jatuh ke bawah adalah orang bodoh yang terlalu banyak membual.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa macam daun terap, bunyinya degah-deguh, degah-deguh jatuh ke bawah, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Sauk menyauk air mandikan diri
Artinya : Hidup dengan usahanya sendiri

Baca Juga :  Arti Peribahasa Gajah Pengangkut Lada, Kuda Pelejang Bukit

Celaka tiga belas
Artinya : Sangat malang/sial.

Air gedang menghanyutkan
Artinya : Orang yang pendiam itu biasanya berpengetahuan tinggi dan dapat melakukan pekerjaan yang besar. (gedang = besar)

Enau sebatang dua sigainya
Artinya :

  1. Sebuah pekerjaan yang dikepalai/dipimpin oleh dua orang
  2. seorang perempuan yang menduakan suami/pacarnya.

Gajah sama gajah berjuang, pelanduk mati di tengah-tengah
Artinya : Kalau orang-orang berkuasa saling berselisih, maka orang-orang kecil/rakyatnyalah yang akan mendapatkan kesusahan.

Seperti lebah, mulut membawa madu, pantat membawa sengat
Artinya : Orang yang manis tutur katanya, tetapi berbahaya (jahat)

Gunung juga yang dilejang panas
Artinya :

  1. Orang kaya yang semakin kaya
  2. orang jahat yang dituduh bila terjadi kejahatan.

Kilat beliung sudah di kaki, kilat pisau sudah ke tangan, kilat cermin sudah ke muka
Artinya : Orang yang bijaksana akan dapat dengan mudah mengerti maksud perkataan seseorang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sekeras-kerasnnya Batu Bila Tertimpa Hujan Akan Retak Juga

Untut bertambah kulitnya
Artinya : Orang kaya yang bertambah kaya.

Laksana katak di harung ular
Artinya : Lari bercempera/berhamburan dengan suara agak riuh karena ketakutan.

Sesayat sebelanga juga
Artinya : Meskipun sedikit, dianggap sudah cukup juga

Seperti kaduk kena air tahi
Artinya : Orang yang tidak lagi berharga di masyarakat, namun terkadang justru dapat berkembang maju.

Jangan meludah ke langit
Artinya : Jangan mencela orang tua atau saudara sendiri.

Tiada ilmu suluh padam
Artinya : Tanpa ilmu pengetahuan yang cukup, orang menjadi mudah sesat atau terperosok pada hal-hal yang merugikan.

Ulat di dalam batu, apa dimakannya?
Artinya : Manusia dapat berusaha, namun hanya Tuhan yang menentukan hasilnya.

Bersandar di batang rengas, gatalah badan
Artinya : Orang yang berpapasan/bertemu dengan raja/orang besar yang zalim pada akhirnya akan mendapatkan kesulitan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dilelar Timba Ke Perigi, Tak Sekali, Sekali Pecah Juga

Dimana tempat kutu hendak makan kalau tidak di atas kepala
Artinya : Menghabiskan harta kekayaan milik orang tua/majikan/atasan.

Sabung selepas hari petang
Artinya : Untung-untungan (usaha atau percobaan terakhir):

Selangkah berpantang surut, setapak berpantang mundur
Artinya : Berani menghadapi apapun.

Kayu dikatakan batu, langit hendak dicapai dengan tangan
Artinya : Orang yang tidak sempurna akal pikirannya/picik.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Macam Daun Terap, Bunyinya Degah-deguh, Degah-deguh Jatuh Ke Bawah”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *